Ayat
ini menjelaskan Perbandingan Derajat antara
orang-orang beriman yang duduk diam (tidak ikut berperang) dengan
para Mujahidin. Allah menegaskan keutamaan orang yang berjihad,
namun tetap memberikan kabar gembira kepada kedua golongan
tersebut (selama yang duduk tidak punya uzur syar'i).
🧐
Analisis
I'rāb (Gramatikal)
I.
Bagian Pertama: Perbandingan Dua Golongan
لَّا
يَسْتَوِي الْقَاعِدُونَ مِنَ
الْمُؤْمِنِينَ غَيْرُ أُولِي الضَّرَرِ
وَالْمُجَاهِدُونَ
Kata
|
I'rāb
(Kedudukan Gramatikal)
|
Keterangan/Status
|
لَّا
(Lā)
|
Nāfiyah
|
Huruf
penyangkal (Tidak).
|
يَسْتَوِي
(Yastawī)
|
Fi'l
Muḍāri'
|
Marfū' dengan
tanda ḍammah muqaddarah (dikira-kira) di
atas huruf Ya' karena Ṡiqal (berat
diucapkan). Artinya: "sama/setara."
|
الْقَاعِدُونَ
(Al-Qā'idūna)
|
Fā'il (Subjek)
|
Marfū' dengan
tanda Wāw karena Jam' Mużakkar
Sālim. Artinya: "orang-orang yang duduk (tidak
berperang)."
|
مِنَ
الْمُؤْمِنِينَ (Min
al-Mu'minīna)
|
Jārr
wa Majrūr
|
Terkait
dengan Al-Qā'idūna (sebagai Bayān/penjelas
jenis).
|
غَيْرُ
(Ghairu)
|
Na'at (Sifat)
atau Badal
|
PENTING:
1.
Dibaca Rafa' (Ghairu)
sebagai Na'at (sifat) dari Al-Qā'idūna.
2.
Ada qira'at lain membaca Naṣb (Ghaira)
sebagai Istiṡnā' (Pengecualian).
Artinya:
"selain/bukan."
|
أُولِي
(Ulī)
|
Muḍāf
Ilaih
|
Majrūr dengan
tanda Yā' (Mulḥaq Jam' Mużakkar
Sālim). "Pemilik/yang mempunyai."
|
الضَّرَرِ
(Aḍ-Ḍarari)
|
Muḍāf
Ilaih
|
Majrūr.
"Uzur/halangan (seperti buta, sakit, pincang)."
|
وَالْمُجَاهِدُونَ
(Wal-Mujāhidūna)
|
'Aṭaf (Kata
Sambung)
|
Disambungkan
(Ma'ṭūf) kepada Al-Qā'idūna.
Hukumnya Rafa' dengan tanda Wāw.
|
II.
Bagian Kedua: Instrumen Jihad
فِي
سَبِيلِ اللَّهِ بِأَمْوَالِهِمْ
وَأَنفُسِهِمْ
Kata
|
I'rāb
(Kedudukan Gramatikal)
|
Keterangan/Status
|
فِي
سَبِيلِ اللَّهِ
|
Jārr + Majrūr + Muḍāf
Ilaih
|
Terkait
dengan makna Mujāhidūna.
|
بِأَمْوَالِهِمْ
(Bi-amwālihim)
|
Jārr
wa Majrūr
|
Huruf Ba di
sini bermakna Isti'ānah (alat/sarana).
"Dengan harta mereka."
|
وَأَنفُسِهِمْ
(Wa
Anfusihim)
|
'Aṭaf
|
Disambungkan
ke Amwālihim. "Dan jiwa mereka."
|
III.
Bagian Ketiga: Keutamaan Derajat (Tafdhil)
فَضَّلَ
اللَّهُ الْمُجَاهِدِينَ بِأَمْوَالِهِمْ
وَأَنفُسِهِمْ عَلَى الْقَاعِدِينَ
دَرَجَةً
Kata
|
I'rāb
(Kedudukan Gramatikal)
|
Keterangan/Status
|
فَضَّلَ
(Faḍḍala)
|
Fi'l
Māḍī
|
"Melebihkan/Mengutamakan."
|
اللَّهُ
(Allāhu)
|
Fā'il
|
Subjek.
|
الْمُجَاهِدِينَ
(Al-Mujāhidīna)
|
Maf'ūl
bih (Objek)
|
Manṣūb dengan
tanda Yā'.
|
عَلَى
الْقَاعِدِينَ ('Ala
Al-Qā'idīna)
|
Jārr
wa Majrūr
|
Terkait
dengan Faḍḍala. "Di atas orang-orang
yang duduk."
|
دَرَجَةً
(Darajatan)
|
Tamyīz atau Maf'ūl
Muṭlaq
|
Manṣūb.
1. Tamyīz:
Menjelaskan aspek kelebihannya (satu derajat).
2. Maf'ūl
Muṭlaq: Pengganti dari Tafḍīlan (sebagai
ukuran kelebihannya).
|
IV.
Bagian Keempat: Janji Kebaikan untuk Semua
وَكُلًّا
وَعَدَ اللَّهُ الْحُسْنَىٰ
Kata
|
I'rāb
(Kedudukan Gramatikal)
|
Keterangan/Status
|
وَكُلًّا
(Wa
Kullan)
|
Maf'ūl
bih Muqaddam
|
Objek
yang didahulukan dari kata kerja Wa'ada. Manṣūb.
Artinya: "Dan kepada masing-masing (kedua golongan)."
|
وَعَدَ
(Wa'ada)
|
Fi'l
Māḍī
|
"Telah
menjanjikan."
|
اللَّهُ
(Allāhu)
|
Fā'il
|
Subjek.
|
الْحُسْنَىٰ
(Al-Ḥusnā)
|
Maf'ūl
bih Ṡānī
|
Objek
Kedua. Manṣūb dengan tanda fatḥah
muqaddarah (Alif Maqshurah). Artinya: "Kebaikan
(Surga)."
|
V.
Bagian Kelima: Penegasan Keutamaan Agung
وَفَضَّلَ
اللَّهُ الْمُجَاهِدِينَ عَلَى
الْقَاعِدِينَ أَجْرًا عَظِيمًا
Kata
|
I'rāb
(Kedudukan Gramatikal)
|
Keterangan/Status
|
وَفَضَّلَ
اللَّهُ
|
'Aṭaf + Fi'l + Fā'il
|
Pengulangan
fi'il untuk penekanan.
|
الْمُجَاهِدِينَ
(Al-Mujāhidīna)
|
Maf'ūl
bih
|
Objek.
|
عَلَى
الْقَاعِدِينَ ('Ala
Al-Qā'idīna)
|
Jārr
wa Majrūr
|
Terkait.
|
أَجْرًا
(Ajran)
|
Maf'ūl
Muṭlaq
|
Manṣūb.
Berfungsi sebagai pengganti masdar dari Faḍḍala.
Takdirnya: Faḍḍalahum
tafḍīlan wa a'ṭāhum ajran... (Melebihkan
mereka dengan sebenar-benarnya kelebihan berupa pahala...).
Atau bisa sebagai Tamyīz.
|
عَظِيمًا
('Aẓīman)
|
Na'at
|
Sifat
bagi Ajran. "Yang agung."
|
🔑
Poin
Utama I'rāb Ayat
Status
Kata "Ghairu" (غَيْرُ): Dalam
riwayat Hafs, kata ini dibaca Rafa'
(Ghairu).
Ini menjadikannya sebagai Sifat
(Na'at) bagi Al-Qā'idūna.