Al-Quran Online ini, ajakan untuk mendalami AlQuran sambil mencari ridho dan cinta Allah semata
Daftar Akar Kata Pada AlQuran
Dipersembahkan oleh para sukarelawan yang hanya mencari kecintaan Allah semata

Al-Imran

dengan nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

ayat 95

Katakanlah: 'Benarlah (apa yang difirmankan) Allah'. Maka ikutilah agama Ibrahim yang lurus, dan bukanlah dia termasuk orang-orang yang musyrik.

Detail I'rāb Surat Ali Imran ayat 95



Ayat ini merupakan perintah kepada Nabi Muhammad SAW untuk menegaskan kebenaran Allah, dan menyeru untuk mengikuti agama Nabi Ibrahim AS yang lurus (hanīf) dan bukan musyrik.


I'rab Surah Ali 'Imran Ayat 95

Kata

Jenis Kata

I'rab (Kedudukan)

Penjelasan

قُلْ

Fi'il Amr

Mabni 'Ala As-Sukun

Fi'il AmrFa'il adalah dhamir mustatir takdirnya Anta (Muhammad SAW).

صَدَقَ

Fi'il Mādhī

Mabni 'Ala Al-Fath

Fi'il Mādhī (Telah benar/jujur).

اللَّهُ

Isim Jalalah

Marfu' (Kedudukan Rafa')

Fā'il bagi صَدَقَ.

صَدَقَ اللَّهُ

Jumlat Fi'liyyah

Fi mahalli Nashab

Maf'ul Qawl (Objek perkataan) bagi قُلْ.

فَ

Huruf Fasīḥah

Fā' Al-Fasīḥah

Menghubungkan konsekuensi logis dari pernyataan sebelumnya (Karena Allah telah benar, maka ikutilah...).

اتَّبِعُوا

Fi'il Amr + Dhamir

Mabni 'Ala Ḥadzf an-Nūn

Fi'il Amr (Ikutilah). وا adalah Fā'il (kembali kepada kaum Muslimin dan Ahli Kitab yang mau beriman).

مِلَّةَ

Isim

Manshub (Kedudukan Nashab). Mudhaf.

Maf'ulun Bih bagi اتَّبِعُوا.

إِبْرَاهِيمَ

Isim (Alam)

Majrur

Mudhaf Ilaih bagi مِلَّةَ. Tanda jarr-nya fathah karena ghairu munṣarif.

حَنِيفًا

Isim (Ṣifat)

Manshub (Kedudukan Nashab)

Ḥāl (Keterangan Keadaan) dari إِبْرَاهِيمَ (Ibrahim dalam keadaan lurus).

وَ

Huruf Isti'nāf/Ḥāl

Wāw Al-Ḥāliyyah

Menghubungkan kalimat ini sebagai keterangan tambahan.

مَا

Huruf Nafyi

Haraf Nafyi

Menafikan (beramal seperti Laisa).

كَانَ

Fi'il Mādhī Nāqis

Mabni 'Ala Al-Fath

Fi'il NāqisIsim Kāna adalah dhamir mustatir takdirnya Huwa (kembali kepada Ibrahim).

مِنَ الْمُشْرِكِينَ

Haraf + Isim Fā'il

مِنْ adalah Haraf Jarrالْمُشْرِكِينَ adalah Isim Majrur.

Syibhul jumlah fi mahalli Nashab sebagai Khabar Kāna. Tanda jarr-nya yā'.


📝 Catatan Penting Mengenai I'rab:

  1. Pernyataan Tauhid: Kalimat قُلْ صَدَقَ اللَّهُ adalah inti dari respons terhadap perdebatan Ahli Kitab: semua kebenaran berasal dari Allah.

  2. Fā' Al-Fasīḥah (فَ): Penggunaan فَ menunjukkan bahwa perintah untuk mengikuti Millah Ibrahim adalah konsekuensi yang tak terhindarkan setelah ketetapan Ṣadaqa Allāh.

  3. Ḥāl (حَنِيفًا): حَنِيفًا (orang yang lurus/bertendensi pada tauhid) adalah Ḥāl yang menjelaskan keadaan Nabi Ibrahim AS ketika beliau diikuti. Ini menyanggah klaim Yahudi/Nasrani bahwa Ibrahim termasuk kelompok mereka.

  4. Penegasan Negatif: Bagian terakhir (وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِينَ) adalah penegasan negatif ganda (menggunakan mā nāfiyah dan kāna), yang menekankan status Ibrahim yang tidak pernah menyekutukan Allah.