Al-Quran Online ini, ajakan untuk mendalami AlQuran sambil mencari ridho dan cinta Allah semata
Daftar Akar Kata Pada AlQuran
Dipersembahkan oleh para sukarelawan yang hanya mencari kecintaan Allah semata

An-Nisa

dengan nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

ayat 91

Kelak kamu akan dapati (golongan-golongan) yang lain, yang bermaksud supaya mereka aman daripada kamu dan aman (pula) dari kaumnya. Setiap mereka diajak kembali kepada fitnah (syirik), mereka pun terjun ke dalamnya. Karena itu jika mereka tidak membiarkan kamu dan (tidak) mau mengemukakan perdamaian kepadamu, serta (tidak) menahan tangan mereka (dari memerangimu), maka tawanlah mereka dan bunuhlah mereka di mana saja kamu menemui mereka, dan merekalah orang-orang yang Kami berikan kepadamu alasan yang nyata (untuk menawan dan membunuh) mereka.

Irab Surat AnNisa ayat 91

sekarang irab surat annisa ayat 91

Berikut adalah analisis I'rab untuk Surat An-Nisa Ayat 91.

Ayat ini menjelaskan tipe kelompok munafik oportunis (disebut juga "musang berbulu domba"). Berbeda dengan kelompok netral di ayat 90, kelompok ini ingin aman dari umat Islam dengan berpura-pura Islam, tapi juga ingin aman dari kaum kafir dengan ikut menyembah berhala. Mereka bermain dua kaki.


🧐 Analisis I'rāb (Gramatikal)

I. Bagian Pertama: Prediksi Munculnya Oportunis

سَتَجِدُونَ آخَرِينَ يُرِيدُونَ أَن يَأْمَنُوكُمْ وَيَأْمَنُوا قَوْمَهُمْ

Kata

I'rāb (Kedudukan Gramatikal)

Keterangan/Status

سَـ (Sa)

Ḥarf Tanfīs

Huruf penunjuk masa depan dekat (Future).

تَجِدُونَ (Tajidūna)

Fi'l Muḍāri'

Marfū' dengan tetapnya Nūn (Ṡubūtun Nūn). Wāw adalah Fā'il. Artinya: "Kalian akan mendapati."

آخَرِينَ (Ākharīna)

Maf'ūl bih (Objek)

Manṣūb dengan tanda Yā' karena Jam' Mużakkar Sālim. Artinya: "orang-orang yang lain."

يُرِيدُونَ (Yurīdūna)

Fi'l Muḍāri'

Marfū' dengan tetapnya Nūn. Wāw adalah Fā'il.



Kalimat ini berposisi Naṣb sebagai Na'at/Ṣifah (Sifat) bagi Ākharīna.

أَن (An)

Maṣdariyyah wa Naṣib

Huruf penashab.

يَأْمَنُوكُمْ (Ya'manūkum)

Fi'l Muḍāri'

Manṣūb (Buang Nūn). Kum: Maf'ul bih.



Masdar Mu'awwal (An + Ya'manū) menjadi Maf'ūl bih bagi Yurīdūna. Artinya: "Mereka ingin mengamankan diri dari kalian."

وَيَأْمَنُوا (Wa Ya'manū)

'Aṭaf

Disambungkan ke Ya'manūkum. Struktur sama.

قَوْمَهُمْ (Qawmahum)

Maf'ūl bih

Objek dari Ya'manū kedua.

II. Bagian Kedua: Watak Asli Mereka (Kembali ke Fitnah)

كُلَّ مَا رُدُّوا إِلَى الْفِتْنَةِ أُرْكِسُوا فِيهَا

Kata

I'rāb (Kedudukan Gramatikal)

Keterangan/Status

كُلَّ مَا (Kulla Mā)

Ẓarf Zamān

Kulla: Keterangan waktu (Setiap kali). Maṣdariyyah Ẓarfiyyah. Mengandung makna syarat.

رُدُّوا (Ruddū)

Fi'l Māḍī Mabni lil Majhūl

Kata kerja Pasif. Wāw adalah Nā'ib Fā'il. Artinya: "Mereka dikembalikan/diajak kembali."

إِلَى الْفِتْنَةِ (Ilā al-Fitnati)

Jārr wa Majrūr

Terkait dengan Ruddū. Fitnah di sini bermakna Syirik/Kekafiran.

أُرْكِسُوا (Urkisū)

Fi'l Māḍī Mabni lil Majhūl

Kata kerja Pasif. Wāw adalah Nā'ib Fā'il.



Kalimat ini adalah Jawāb dari kondisi Kulla Mā. Artinya: "Mereka terjungkal/terjerumus kembali."

فِيهَا (Fīhā)

Jārr wa Majrūr

Terkait dengan Urkisū.

III. Bagian Ketiga: Syarat Perang (Ultimatum)

فَإِن لَّمْ يَعْتَزِلُوكُمْ وَيُلْقُوا إِلَيْكُمُ السَّلَمَ وَيَكُفُّوا أَيْدِيَهُمْ

Kata

I'rāb (Kedudukan Gramatikal)

Keterangan/Status

فَإِن (Fa In)

Fā' Tafrī' + Ḥarf Syarṭ

In: Jika.

لَّمْ (Lam)

Ḥarf Nafi wa Jazm

Huruf negatif (Tidak).

يَعْتَزِلُوكُمْ (Ya'tazilūkum)

Fi'l Muḍāri'

Fi'l SyarṭMajzūm karena Lam. Tanda jazm: Buang Nūn. Artinya: "Mereka (tidak) menyingkir dari kalian."

وَيُلْقُوا (Wa Yulqū)

'Aṭaf

Disambungkan ke Ya'tazilūMajzūm. "Dan (tidak) menawarkan damai."

إِلَيْكُمُ السَّلَمَ (Ilaikum as-Salama)

Jārr + Maf'ūl bih

Objek damai.

وَيَكُفُّوا (Wa Yakuffū)

'Aṭaf

Disambungkan lagi. "Dan (tidak) menahan tangan."

أَيْدِيَهُمْ (Aidiyahum)

Maf'ūl bih

Objek dari Yakuffū.

IV. Bagian Keempat: Perintah Eksekusi (Jawab Syarat)

فَخُذُوهُمْ وَاقْتُلُوهُمْ حَيْثُ ثَقِفْتُمُوهُمْ

Kata

I'rāb (Kedudukan Gramatikal)

Keterangan/Status

فَ (Fa)

Fā' Rābiṭah

Pengikat jawaban syarat.

خُذُوهُمْ (Khużūhum)

Fi'l Amr

Perintah (Tangkaplah). Jawāb Syarṭ.

وَاقْتُلُوهُمْ (Waqtulūhum)

'Aṭaf

Perintah (Bunuhlah).

حَيْثُ (Ḥaiṡu)

Ẓarf Makān

Mabni ḍammu. "Di mana saja."

ثَقِفْتُمُوهُمْ (Ṡaqiftumūhum)

Fi'l Māḍī

Ṡaqifa: Menjumpai/Menangkap. Tum: Fā'il. Hum: Maf'ūl.



Kalimat ini Majrūr sebagai Muḍāf Ilaih dari Ḥaiṡu.

V. Bagian Kelima: Legitimasi Hukum

وَأُولَٰئِكُمْ جَعَلْنَا لَكُمْ عَلَيْهِمْ سُلْطَانًا مُّبِينًا

Kata

I'rāb (Kedudukan Gramatikal)

Keterangan/Status

وَ (Wa)

Wāw Isti'nāfiyyah

Kalimat penutup/kesimpulan hukum.

أُولَٰئِكُمْ (Ulā'ikum)

Ism Isyārah

Mubtada'. Artinya: "Mereka itulah."

جَعَلْنَا (Ja'alnā)

Fi'l Māḍī + Fā'il (Nā)

Kalimat ini adalah Khabar dari Mubtada'. "Kami menjadikan."

لَكُمْ (Lakum)

Jārr wa Majrūr

"