Al-Quran Online ini, ajakan untuk mendalami AlQuran sambil mencari ridho dan cinta Allah semata
Daftar Akar Kata Pada AlQuran
Dipersembahkan oleh para sukarelawan yang hanya mencari kecintaan Allah semata

Al-Imran

dengan nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

ayat 89

kecuali orang-orang yang tobat, sesudah (kafir) itu dan mengadakan perbaikan. Karena sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Detail I'rāb Surat Ali Imran ayat 89



Ayat ini merupakan pengecualian dari hukuman keras yang disebutkan pada ayat 86-88, memberikan harapan bagi mereka yang bertaubat dan memperbaiki diri.


I'rab Surah Ali 'Imran Ayat 89

Kata

Jenis Kata

I'rab (Kedudukan)

Penjelasan

إِلَّا

Huruf Istitsnā'

Haraf Istitsnā'

Pengecualian dari hukum yang disebutkan sebelumnya (yaitu: hukuman laknat dan azab abadi).

الَّذِينَ

Isim Maushul

Mabni 'Ala Al-Fath fi mahalli Nashab

Mustatsnā (Yang dikecualikan).

تَابُوا

Fi'il Mādhī + Dhamir

Mabni 'Ala Ad-Dhamm

Fi'il dan Fā'il (وا).

تَابُوا

Jumlat Fi'liyyah

Tidak memiliki kedudukan i'rab

Shilah Al-Maushul bagi الَّذِينَ.

مِن بَعْدِ

Haraf + Isim (Dzarf)

مِنْ adalah Haraf Jarrبَعْدِ adalah Isim Majrur (Mudhaf).

Syibhul jumlah yang muta'alliq dengan تَابُوا.

ذَٰلِكَ

Isim Isyārah

Mabni 'Ala Al-Fath fi mahalli Jarr

Mudhaf Ilaih bagi بَعْدِ (menunjuk pada kekufuran/kezaliman yang dilakukan).

وَأَصْلَحُوا

Huruf 'Athaf + Fi'il Mādhī + Dhamir

وَ adalah Haraf 'Athfأَصْلَحُوا adalah Fi'il dan Fā'il.

Di-'athf-kan kepada تَابُوا.

فَ

Huruf Ta'līl

Fā' At-Ta'līl (Alasan)

Menunjukkan alasan/konsekuensi logis dari taubat dan perbaikan.

إِنَّ

Huruf Nāsiqah

Haraf Tauhid wa Nashb

اللَّهَ

Isim Jalalah

Manshub (Kedudukan Nashab)

Isim dari إِنَّ.

غَفُورٌ

Isim (Ṣifat Mubālaghah)

Marfu' (Kedudukan Rafa')

Khabar pertama dari إِنَّ.

رَّحِيمٌ

Isim (Ṣifat Mubālaghah)

Marfu' (Kedudukan Rafa')

Khabar kedua dari إِنَّ (atau Na'at bagi غَفُورٌ).

فَإِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَّحِيمٌ

Jumlat Ismiyyah

Tidak memiliki kedudukan i'rab

Jumlat Ta'līliyyah (kalimat yang menjelaskan alasan).


📝 Catatan Penting Mengenai I'rab:

  1. Istitsnā' Muttaṣil: Pengecualian (إِلَّا الَّذِينَ) di sini bersifat muttaṣil (bersambung/terhubung), karena orang yang bertaubat masih termasuk dalam jenis yang sama (manusia) dengan yang dihukum, namun hukumannya dikecualikan.

  2. Taubat dan Iṣlāḥ (Perbaikan): Ayat ini menyandingkan dua syarat (bertaubat dan memperbaiki amal perbuatan) agar pengecualian hukuman itu berlaku. Kedua fi'il dihubungkan oleh Wāw Al-'Athf.

  3. Fā' At-Ta'līl (فَإِنَّ): فَ di sini menunjukkan bahwa alasan (konsekuensi) diterimanya taubat mereka adalah karena sifat-sifat Allah yang Maha Pengampun dan Maha Penyayang.