Al-Quran Online ini, ajakan untuk mendalami AlQuran sambil mencari ridho dan cinta Allah semata
Daftar Akar Kata Pada AlQuran
Dipersembahkan oleh para sukarelawan yang hanya mencari kecintaan Allah semata

Al-Baqarah

dengan nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

ayat 87

Dan sesungguhnya Kami telah mendatangkan Al Kitab (Taurat) kepada Musa, dan Kami telah menyusulinya (berturut-turut) sesudah itu dengan rasul-rasul, dan telah Kami berikan bukti-bukti kebenaran (mukjizat) kepada `Isa putra Maryam dan Kami memperkuatnya dengan Ruhul-Qudus. Apakah setiap datang kepadamu seorang rasul membawa sesuatu (pelajaran) yang tidak sesuai dengan keinginanmu lalu kamu angkuh; maka beberapa orang (di antara mereka) kamu dustakan dan beberapa orang (yang lain) kamu bunuh?

📜 I'rab Surah Al-Baqarah Ayat 87

Bagian 1: وَلَقَدْ ءَاتَيْنَا مُوسَى ٱلْكِتَٰبَ

Kata/Kelompok Kata

I'rab (Kedudukan Gramatikal)

Keterangan

وَ

Harf 'Athf (Huruf penghubung).

Di'athafkan kepada jumlah yang mahdzuuf sebelumnya (misalnya: واذكروا / dan ingatlah).

لَقَدْ

Lām Harf Qasam (Sumpah) yang mahdzuuf. Qad Harf Tahqīq (Penekanan).

ءَاتَيْنَا

Fi'il Madhi (Kata kerja lampau). adalah Fail (Subjek).

مُوسَى

Maf'ulun bih Awwal (Objek pertama).

Manshub dengan fathah muqaddarah di atas alif.

ٱلْكِتَٰبَ

Maf'ulun bih Tsani (Objek kedua).

Manshub (Nashab).

Bagian 2: وَقَفَّيْنَا مِنۢ بَعْدِهِۦ بِٱلرُّسُلِ

Kata/Kelompok Kata

I'rab (Kedudukan Gramatikal)

Keterangan

وَقَفَّيْنَا

Harf 'Athf (وَ). قَفَّيْنَا Fi'il Madhi & Fail (نَا).

Di'athafkan kepada ءَاتَيْنَا.

مِنۢ بَعْدِهِۦ

Jar Majrur. بَعْدِ Mudhaf. هِۦ Mudhaf Ilaih.

Mutta'alliq (terkait) dengan قَفَّيْنَا.

بِٱلرُّسُلِ

Jar Majrur. Bā' di sini Zā'idah (tambahan) atau Istighraq (menyeluruh).

Mutta'alliq dengan قَفَّيْنَا.

Bagian 3: وَءَاتَيْنَا عِيسَى ٱبْنَ مَرْيَمَ ٱلْبَيِّنَٰتِ وَأَيَّدْنَٰهُ بِرُوحِ ٱلْقُدُسِ

Kata/Kelompok Kata

I'rab (Kedudukan Gramatikal)

Keterangan

وَءَاتَيْنَا

Harf 'Athf (وَ). ءَاتَيْنَا Fi'il Madhi & Fail (نَا).

Di'athafkan kepada ءَاتَيْنَا yang pertama.

عِيسَى

Maf'ulun bih Awwal.

Manshub dengan fathah muqaddarah.

ٱبْنَ مَرْيَمَ

ٱبْنَ Badal (Pengganti) bagi عِيسَى & Mudhaf. مَرْيَمَ Mudhaf Ilaih.

Manshub. Majrur dengan fathah karena ghairu munsharif.

ٱلْبَيِّنَٰتِ

Maf'ulun bih Tsani.

Manshub dengan kasrah sebagai pengganti fathah, karena ia Jamak Muannats Salim.

وَأَيَّدْنَٰهُ

Harf 'Athf (وَ). أَيَّدْنَا Fi'il Madhi & Fail (نَا). هُ Maf'ulun bih.

Di'athafkan kepada ءَاتَيْنَا.

بِرُوحِ ٱلْقُدُسِ

Jar Majrur. رُوحِ Mudhaf. ٱلْقُدُسِ Mudhaf Ilaih.

Mutta'alliq dengan أَيَّدْنَٰهُ.

Bagian 4: أَفَكُلَّمَا جَآءَكُمْ رَسُولٌ بِمَا لَا تَهْوَىٰٓ أَنفُسُكُمُ ٱسْتَكْبَرْتُمْ

Kata/Kelompok Kata

I'rab (Kedudukan Gramatikal)

Keterangan

أَ

Harf Istifham Inkari (Tanya kecaman).

فَ

Fa' Athf (Huruf penghubung).

Di'athafkan kepada jumlah yang mahdzuuf sebelumnya (misalnya: A'arafatumu fa kullama / Apakah kalian telah mengetahuinya lalu setiap kali...).

كُلَّمَا

Zaraf Zaman Syarṭ (Kata syarat waktu).

Manshub (Nashab).

جَآءَكُمْ

Fi'il Madhi (Kata kerja syarat). كُم Maf'ulun bih.

Jumlah Fi'liyah sebagai Mudhaf Ilaih bagi كُلَّمَا.

رَسُولٌ

Fail (Subjek).

Marfu' (Rafa').

بِمَا لَا تَهْوَىٰٓ أَنفُسُكُمُ

بِ Jar. مَا Ism Mausul Majrur mahalli. لَا Nafy. تَهْوَىٰٓ Fi'il Mudhari' (dhammah muqaddarah). أَنفُسُكُمُ Fail.

لَا تَهْوَىٰٓ أَنفُسُكُمُ Shilah Al-Mausul. Jar Majrur Mutta'alliq dengan جَآءَكُمْ.

ٱسْتَكْبَرْتُمْ

Fi'il Madhi (Kata kerja jawab syarat). Tum Fail.

Jumlah Fi'liyah sebagai Jawab Syarṭ bagi كُلَّمَا. Tidak memiliki mahall.

Bagian 5: فَفَرِيقًا كَذَّبْتُمْ وَفَرِيقًا تَقْتُلُونَ

Kata/Kelompok Kata

I'rab (Kedudukan Gramatikal)

Keterangan

فَ

Fa' Athf (Huruf penghubung).

Menunjukkan urutan/penjelasan setelah kesombongan (ٱسْتَكْبَرْتُمْ).

فَرِيقًا

Maf'ulun bih Muqaddam (Objek yang didahulukan) bagi كَذَّبْتُمْ.

Manshub (Nashab).

كَذَّبْتُمْ

Fi'il Madhi. Tum Fail.

وَفَرِيقًا تَقْتُلُونَ

وَ Athf. فَرِيقًا Maf'ulun bih Muqaddam bagi تَقْتُلُونَ. تَقْتُلُونَ Fi'il Mudhari' Marfu'. Wawu Fail.

Di'athafkan kepada كَذَّبْتُمْ. Digunakannya Fi'il Mudhari' (تَقْتُلُونَ) menunjukkan pengulangan perbuatan atau menggambarkan haal (keadaan) mereka.