Ayat ini membandingkan secara tajam antara orang-orang beriman yang
berperang di jalan Allah dengan orang-orang kafir yang berperang di
jalan Thaghut (kekuatan sesat), sekaligus menegaskan
kelemahan tipu daya Setan.
🧐 Analisis
I'rāb (Gramatikal)
I. Bagian Pertama:
Perbandingan Dua Jalan Perang
Kata
|
I'rāb (Kedudukan
Gramatikal)
|
Keterangan/Status
|
الَّذِينَ
(Al-laḍīna)
|
Ism Mawṣūl
(Kata Sambung)
|
Mubtada'
(Subjek) pada posisi raf'.
|
آمَنُوا
(Āmanū)
|
Fi'l Māḍī
|
Ṣilah al-Mawṣūl
(Anak Kalimat Penghubung) untuk الَّذِينَ.
Wāw al-Jamā'ah adalah Fā'il.
|
يُقَاتِلُونَ
(Yuqātilūna)
|
Fi'l Muḍāri'
|
Khabar
(Predikat) dari الَّذِينَ
pada posisi raf'. Wāw al-Jamā'ah
adalah Fā'il.
|
فِي
سَبِيلِ اللَّهِ (Fī sabīli
Allāhī)
|
Jārr wa Majrūr
|
Muta'alliq
(terkait) dengan Yuqātilūna.
|
وَالَّذِينَ
كَفَرُوا (Wa al-laḍīna kafarū)
|
Wāw al-'Aṭf
dan 'Aṭaf
|
Di-'aṭaf-kan kepada
Al-laḍīna Āmanū. Al-laḍīna adalah Mubtada'
berikutnya. Kafarū adalah Ṣilah al-Mawṣūl.
|
يُقَاتِلُونَ
(Yuqātilūna)
|
Fi'l Muḍāri'
|
Khabar dari
Al-laḍīna kedua.
|
فِي
سَبِيلِ الطَّاغُوتِ (Fī
sabīli aṭ-ṭāghūti)
|
Jārr wa Majrūr
|
Muta'alliq
dengan Yuqātilūna. Aṭ-Ṭāghūti adalah Muḍāf
Ilaih.
|
Ayat ini adalah penyemangat bagi mujahidin, meyakinkan mereka bahwa
musuh mereka (pengikut Setan) pada dasarnya lemah, asalkan kaum
beriman benar-benar berperang di jalan Allah.