Al-Quran Online ini, ajakan untuk mendalami AlQuran sambil mencari ridho dan cinta Allah semata
Daftar Akar Kata Pada AlQuran
Dipersembahkan oleh para sukarelawan yang hanya mencari kecintaan Allah semata

Al-Imran

dengan nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

ayat 73

Dan Janganlah kamu percaya melainkan kepada orang yang mengikuti agamamu. Katakanlah: 'Sesungguhnya petunjuk (yang harus diikuti) ialah petunjuk Allah, dan (janganlah kamu percaya) bahwa akan diberikan kepada seseorang seperti apa yang diberikan kepadamu, dan (jangan pula kamu percaya) bahwa mereka akan mengalahkan hujahmu di sisi Tuhanmu'. Katakanlah: 'Sesungguhnya karunia itu ditangan Allah, Allah memberikan karunia-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya; dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui';

Detail I'rāb Surat Ali Imran ayat 73





Ayat ini merupakan kelanjutan dari perkataan licik sebagian Ahli Kitab (di awal ayat) dan tanggapan ilahi melalui Nabi Muhammad SAW (di pertengahan dan akhir ayat).


1. وَلَا تُؤْمِنُوا إِلَّا لِمَنْ تَبِعَ دِينَكُمْ (Wa Lā Tu'minū Illā Liman Tabi'a Dīnakum)

Catatan: Kalimat ini adalah lanjutan dari perkataan kelompok licik Ahli Kitab dari ayat 72.

Kata

Jenis Kata

I'rab (Kedudukan)

Penjelasan

وَ

Huruf 'Athaf

Haraf 'Athf

Menghubungkan kalimat larangan ini dengan ajakan pada ayat 72.

لَا

Huruf Nāhiyah

Haraf Jazm

Huruf larangan, men-jazm-kan fi'il mudhāri'.

تُؤْمِنُوا

Fi'il Mudhāri'

Majzūm (Kedudukan Jazm)

Fi'il Mudhāri' Majzūm oleh لَا. Tanda jazm-nya ḥadzf an-nūnوا adalah Fā'il.

إِلَّا

Huruf Ḥaṣr

Haraf Ḥaṣr

Pengecualian, membatasi.

لِمَنْ

Haraf + Isim Maushul

لِ adalah Haraf Jarrمَنْ adalah Isim Majrur.

Syibhul jumlah yang muta'alliq dengan تُؤْمِنُوا (berdasarkan Istiśnā' an-Nāqiṣ: Jangan beriman kepada siapa pun).

تَبِعَ

Fi'il Mādhī

Mabni 'Ala Al-Fath

Fi'il MādhīFa'il adalah dhamir mustatir takdirnya Huwa.

دِينَكُمْ

Isim + Dhamir

دِينَ adalah Manshub (Kedudukan Nashab). كُمْ adalah Mudhaf Ilaih.

Maf'ulun Bih bagi تَبِعَ.


2. قُلْ إِنَّ الْهُدَىٰ هُدَى اللَّهِ أَنْ يُؤْتَىٰ أَحَدٌ مِّثْلَ مَا أُوتِيتُمْ (Qul Innal-Hudā Hudal-Lāhi An Yu'tā Aḥadun Mitṣla Mā Ūtītum)

Catatan: Kalimat ini adalah balasan dan teguran dari Allah kepada Nabi Muhammad SAW untuk disampaikan.

Kata

Jenis Kata

I'rab (Kedudukan)

Penjelasan

قُلْ

Fi'il Amr

Mabni 'Ala As-Sukun

Fi'il AmrFa'il adalah dhamir mustatir takdirnya Anta.

إِنَّ

Huruf Nāsiqah

Haraf Tauhid wa Nashb

الْهُدَىٰ

Isim

Manshub (Kedudukan Nashab)

Isim dari إِنَّ. Tanda nashab-nya fathah muqaddarah.

هُدَى

Isim

Marfu' (Kedudukan Rafa'). Mudhaf.

Khabar dari إِنَّ. Tanda rafa'-nya dhammah muqaddarah.

اللَّهِ

Isim Jalalah

Majrur

Mudhaf Ilaih bagi هُدَى.

أَنْ

Huruf Mashdarīyah

Haraf Nashb

Men-nashab-kan fi'il mudhāri'.

يُؤْتَىٰ

Fi'il Mudhāri' Majhūl

Manshub (Kedudukan Nashab)

Fi'il Mudhāri' Majhūl. Tanda nashab-nya fathah muqaddarah.

أَحَدٌ

Isim

Marfu' (Kedudukan Rafa')

Nā'ibul Fā'il bagi يُؤْتَىٰ.

مِّثْلَ

Isim

Manshub (Kedudukan Nashab). Mudhaf.

Maf'ulun Bih kedua bagi يُؤْتَىٰ (karena uutiya men-nashab-kan dua maf'ul).

مَا

Isim Maushul

Mabni 'Ala As-Sukun fi mahalli Jarr

Mudhaf Ilaih bagi مِّثْلَ.

أُوتِيتُمْ

Fi'il Mādhī Majhūl + Dhamir

Fi'il Mādhī Majhūlتُمْ adalah Nā'ibul Fā'il.

Shilah Al-Maushul bagi مَا.

أَنْ يُؤْتَىٰ أَحَدٌ...

Mashdar Mu'awwal

Fi mahalli Jarr

Badal (Pengganti) dari الْهُدَىٰ (Isim Inna). Maknanya: Innal-hudā Allāhi huwa an yu'tā (Sesungguhnya petunjuk dari Allah adalah seseorang diberi semisal apa yang telah diberikan kepada kalian).


3. أَوْ يُحَاجُّوكُمْ عِن