Ayat ini adalah respons ilahi terhadap klaim palsu dan sumpah
orang-orang munafik yang disebutkan di ayat 62. Ayat ini
memerintahkan Nabi Muhammad ﷺ
untuk mengabaikan sumpah mereka, menasihati mereka,
dan menyampaikan perkataan yang efektif tentang diri mereka.
🧐 Analisis
I'rāb (Gramatikal)
I. Bagian Pertama:
Identifikasi dan Pengetahuan Allah
Kata
|
I'rāb (Kedudukan
Gramatikal)
|
Keterangan/Status
|
أُولَٰئِكَ
(Ulā'ika)
|
Ism Išārah
(Kata Tunjuk Jauh)
|
Mubtada'
(Subjek) pada posisi raf'. Menunjuk kepada orang-orang
munafik yang bersumpah palsu.
|
الَّذِينَ
(Al-laḍīna)
|
Ism Mawṣūl
(Kata Sambung)
|
Khabar
(Predikat) dari Ulā'ika pada posisi raf'.
|
يَعْلَمُ
اللَّهُ (Ya'lamu Allāhu)
|
Fi'l Muḍāri'
+ Fā'il
|
Ṣilah al-Mawṣūl
(Anak Kalimat Penghubung) untuk الَّذِينَ.
|
مَا
(Mā)
|
Ism Mawṣūl
(Kata Sambung)
|
Maf'ūl bih
(Objek) dari Ya'lamu pada posisi naṣb. Artinya:
"apa yang."
|
فِي
قُلُوبِهِمْ (Fī qulūbihim)
|
Jārr wa Majrūr
|
Ṣilah al-Mawṣūl
yang dihilangkan (Maḥẓūf). Secara taqdīr:
Al-ladī yastafirru/mawjudu fī qulūbihim (yang
menetap/ada di hati mereka).
|
🔑 Poin
Utama I'rāb Ayat
Identifikasi Jelas (Mubtada' Khabar):
Ayat dimulai dengan أُولَٰئِكَ
الَّذِينَ (Mereka itu adalah orang-orang
yang...). Ini adalah struktur Mubtada' Khabar untuk
menegaskan identitas kelompok yang dicela.
Ṣilah al-Mawṣūl yang Rumit: Kalimat
يَعْلَمُ
اللَّهُ مَا فِي قُلُوبِهِمْ adalah
Ṣilah al-Mawṣūl untuk Al-laḍīna. Di sini, مَا
adalah Maf'ūl bih bagi Ya'lamu. Frasa
فِي قُلُوبِهِمْ
memiliki Ṣilah yang dihilangkan (misalnya:
Mawjūd) yang menjelaskan apa yang ada di hati mereka.
Fā' al-Faṣīḥah (Sebab/Akibat):
فَأَعْرِضْ
عَنْهُمْ (Maka berpalinglah dari mereka)
diawali oleh Fā' al-Faṣīḥah. Fungsinya adalah
menyimpulkan atau merumuskan perintah berdasarkan pengetahuan Allah
tentang kebohongan mereka (yang ada di hati mereka). Karena Allah
tahu hati mereka busuk, maka berpalinglah dari mereka.
Tiga Perintah Kontras: Nabi ﷺ
diperintahkan untuk melakukan tiga tindakan yang
urutannya menyiratkan kebijakan:
1. فَأَعْرِضْ
عَنْهُمْ: (Berpalinglah/Jangan menghukum
mereka atas sumpah palsu mereka).
2. وَعِظْهُمْ:
(Tetapi nasihatilah mereka secara umum).
3. وَقُل
لَّهُمْ قَوْلًا بَلِيغًا:
(Dan katakan kepada mereka perkataan yang Balīgh).
Maf'ūl Muṭlaq dan Penjelasannya: قَوْلًا
بَلِيغًا (ucapan yang berkesan/efektif)
adalah Maf'ūl Muṭlaq (Maṣdar) yang menentukan jenis
ucapan. Keterangan tempat فِي
أَنفُسِهِمْ (di dalam diri mereka)
menegaskan bahwa perkataan tersebut haruslah sedemikian rupa
sehingga menembus dan menyentuh hati nurani mereka, meskipun
mereka munafik.
Ayat ini memberikan pedoman ilahi kepada Nabi ﷺ
mengenai cara menghadapi kemunafikan dan klaim palsu
mereka: membiarkan hukuman duniawi atas klaim palsu, tetapi tetap
wajib menasihati mereka dengan kata-kata yang tajam dan berkesan.