Al-Quran Online ini, ajakan untuk mendalami AlQuran sambil mencari ridho dan cinta Allah semata
Daftar Akar Kata Pada AlQuran
Dipersembahkan oleh para sukarelawan yang hanya mencari kecintaan Allah semata

An-Nisa

dengan nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

ayat 56

Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami, kelak akan Kami masukkan mereka ke dalam neraka. Setiap kali kulit mereka hangus, Kami ganti kulit mereka dengan kulit yang lain, supaya mereka merasakan azab. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

Irab Surat AnNisa ayat 56

Ayat ini membahas tentang balasan bagi orang-orang kafir yang menolak ayat-ayat Allah, yaitu siksa Neraka, dan bagaimana kulit mereka akan diganti agar siksaan itu terus terasa.

I. Bagian Pertama: Janji Siksa dan Pergantian Kulit

Kata

I'rāb (Kedudukan Gramatikal)

Keterangan/Status

إِنَّ الَّذِينَ (Inna al-laḍīna)

Inna (Harf Taukid) dan Ism Inna

Manṣūb (berharakat fatḥah).

كَفَرُوا بِآيَاتِنَا (Kafarū bi āyātinā)

Fi'l Māḍī dan Jārr wa Majrūr

Ṣilah al-Mawṣūl (Anak Kalimat Penghubung) untuk الَّذِينَ.

سَوْفَ (Sawfa)

Harf Tanfīs (Huruf Penunjuk Masa Depan)

Mabnī 'alā al-fatḥ. Tidak memengaruhi I'rāb Fi'l setelahnya.

نُصْلِيهِمْ (Nuṣlīhim)

Fi'l Muḍāri'

Marfū' dengan ḍammah muqaddarah di atas yā'. Fā'il-nya ḍamīr mustatir (Kami/Allah). Hīm (ـهم) adalah Maf'ūl bih Awwal. Kalimat ini adalah Khabar Inna pada posisi raf'.

نَارًا (Nāran)

Maf'ūl bih Ṡānī (Objek Kedua)

Manṣūb (berharakat fatḥah). Artinya: "api."

كُلَّمَا (Kullamā)

Ism Syarṭ Ghayr Jāzim (Kata Syarat yang Tidak Menjazmkan)

Ẓarf Zamān (Keterangan Waktu) pada posisi naṣb. Artinya: "setiap kali."

نَضِجَتْ (Naḍijat)

Fi'l Māḍī

Fi'l Syarṭ.

جُلُودُهُمْ (Julūduhum)

Fā'il (Subjek)

Marfū'.

بَدَّلْنَاهُمْ (Baddalnāhum)

Fi'l Māḍī + (Fā'il) + Hūm (Maf'ūl bih Awwal)

Jawāb Syarṭ (Jawaban Syarat).

جُلُودًا (Julūdan)

Maf'ūl bih Ṡānī (Objek Kedua)

Manṣūb.

غَيْرَهَا (Ghayrahā)

Na'at (Sifat)

Manṣūb, mengikuti Julūdan. Ghayr adalah Muḍāf, dan Hā' adalah Muḍāf Ilaih (kembali ke Julūdan).

لِيَذُوقُوا (Liyaḏūqū)

Lām (Jārr - Li al-Ta'līl / Lām Sebab) + An Muḍmarah + Fi'l Muḍāri' Manṣūb

Manṣūb dengan ḥaḍfu an-nūn. Wāw al-Jamā'ah adalah Fā'il.

الْعَذَابَ (Al-'aḏāba)

Maf'ūl bih (Objek)

Manṣūb.




II. Bagian Kedua: Penutup dengan Nama-nama Allah

Kata

I'rāb (Kedudukan Gramatikal)

Keterangan/Status

إِنَّ اللَّهَ (Inna Allāha)

Inna (Harf Taukid) dan Ism Inna

Manṣūb.

كَانَ (Kāna)

Fi'l Māḍī Nāqiṣah

Ism Kāna adalah ḍamīr mustatir (kembali ke Allah).

عَزِيزًا ('Azīzan)

Khabar Kāna Awwal

Manṣūb.

حَكِيمًا (Ḥakīman)

Khabar Kāna Ṡānī

Manṣūb.


🔑 Poin Utama I'rāb Ayat

  1. Struktur Inna dan Khabar: Ayat dimulai dengan إِنَّ الَّذِينَ (Sesungguhnya orang-orang yang...), yang menuntut Khabar pada posisi raf'. Khabar ini berupa kalimat kerja سَوْفَ نُصْلِيهِمْ نَارًا (akan Kami masukkan mereka ke dalam api).

  2. Kata Kerja Dua Objek (Nuṣlīhim): Kata kerja نُصْلِيهِمْ (Kami masukkan mereka) memiliki dua objek:

    • Objek 1: Hīm (ـهم - mereka).

    • Objek 2: نَارًا (api).

  3. Kullamā (Syarat Waktu): كُلَّمَا adalah keterangan waktu (ẓarf zamān) yang berfungsi sebagai kata syarat yang tidak menjazmkan.

    • Fi'l Syarṭ: نَضِجَتْ جُلُودُهُمْ (kulit mereka telah masak/hangus).

    • Jawāb Syarṭ: بَدَّلْنَاهُمْ جُلُودًا غَيْرَهَا (Kami ganti mereka dengan kulit yang lain).

  4. Lām at-Ta'līl (Lām Sebab): Tujuan dari pergantian kulit dijelaskan oleh لِيَذُوقُوا الْعَذَابَ (agar mereka merasakan azab). Lām di sini adalah Lām al-Ta'līl (Lām yang menunjukkan sebab), yang menjadikan Fi'l Muḍāri' Manṣūb (melalui An Muḍmarah).

  5. Penutup Ayat: Ayat ditutup dengan penegasan bahwa siksaan ini adalah manifestasi dari sifat عَزِيزًا حَكِيمًا (Maha Perkasa, Maha Bijaksana). Allah Maha Perkasa, sehingga tidak ada yang dapat menghalangi hukuman-Nya, dan Dia Maha Bijaksana, sehingga hukuman yang ditetapkan-Nya adil dan sesuai (termasuk mekanisme pergantian kulit).

Ayat ini memberikan gambaran yang jelas dan keras tentang siksaan yang kekal bagi orang-orang kafir yang menolak ayat-ayat Allah.