Al-Quran Online ini, ajakan untuk mendalami AlQuran sambil mencari ridho dan cinta Allah semata
Daftar Akar Kata Pada AlQuran
Dipersembahkan oleh para sukarelawan yang hanya mencari kecintaan Allah semata

An-Nisa

dengan nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

ayat 36

Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapa, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri,

Irab Surat AnNisa ayat 36

Ayat ini berisi perintah yang sangat penting dalam Islam, yaitu perintah untuk menyembah Allah semata dan berbuat baik kepada semua orang, terutama yang memiliki hak istimewa.

I. Bagian Pertama: Perintah Tauhid dan Larangan Syirik

Kata

I'rāb (Kedudukan Gramatikal)

Keterangan/Status

وَاعْبُدُوا (Wa 'budū)

Wāw (Istināf) dan Fi'l Amr (Kata Kerja Perintah)

Mabnī 'alā ḥaḍfi an-nūn. Wāw al-Jamā'ah adalah Fā'il (Subjek).

اللَّهَ (Allāha)

Maf'ūl bih (Objek)

Manṣūb (berharakat fatḥah).

وَلَا تُشْرِكُوا (Wa lā tušrikū)

Wāw ('Aṭf) dan Lā Nāhiyah + Fi'l Muḍāri' Majzūm

Majzūm dengan ḥaḍfu an-nūn. Wāw al-Jamā'ah adalah Fā'il.

بِهِ (Bihī)

Jārr wa Majrūr

Muta'alliq (terkait) dengan Tušrikū.

شَيْئًا (Šay'an)

Maf'ūl Muṭlaq (Objek Mutlak) atau Maf'ūl bih

Manṣūb. Paling tepat Maf'ūl Muṭlaq yang asalnya lā tušrikū bihī šay'an min al-išrāk (jangan menyekutukan-Nya sedikit pun).




II. Bagian Kedua: Perintah Berbuat Baik (Iḥsān)

Kata

I'rāb (Kedudukan Gramatikal)

Keterangan/Status

وَبِالْوَالِدَيْنِ (Wa bil-wālidayni)

Wāw ('Aṭf) dan Bā' (Jārr) + Al-wālidayni (Majrūr)

Jārr wa Majrūr. Majrūr dengan yā' karena Muṡannā (dual). Terkait dengan Iḥsānan.

إِحْسَانًا (Iḥsānan)

Maf'ūl Muṭlaq

Manṣūb (berharakat fatḥah) dari kata kerja yang dihilangkan (Aḥsinū - Berbuat baiklah!).

وَبِذِي الْقُرْبَىٰ (Wa bi ḏī al-qurbā)

Wāw ('Aṭf) dan Bā' (Jārr) + Ḏī (Majrūr)

Ḏī adalah Majrūr dengan yā' karena termasuk Al-Asmā' al-Khamsah. Al-Qurbā adalah Muḍāf Ilaih (Majrūr Muqaddar).

وَالْيَتَامَىٰ وَالْمَسَاكِينِ

Ma'ṭūf

Majrūr (mengikuti Ḏī al-Qurbā secara makna).

وَالْجَارِ ذِي الْقُرْبَىٰ

Wāw ('Aṭf) dan Al-Jāri (Majrūr) + Ḏī (Na'at, Majrūr dengan yā') + Al-Qurbā (Muḍāf Ilaih).

وَالْجَارِ الْجُنُبِ

Ma'ṭūf

Majrūr. Al-Junubi adalah Na'at (sifat).

وَالصَّاحِبِ بِالْجَنبِ

Ma'ṭūf

Majrūr. Bil-Janbi adalah Jārr wa Majrūr yang terkait dengan Aṣ-Ṣāḥib.

وَابْنِ السَّبِيلِ

Ma'ṭūf

Majrūr.

وَمَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ

(Ism Mawṣūl)

Di-'aṭaf-kan kepada semua yang di-jarr sebelumnya, sehingga berada pada posisi jarr. Artinya: "dan apa yang dimiliki oleh tangan kanan kalian (budak)."


III. Bagian Ketiga: Larangan Sifat Sombong dan Angkuh

Kata

I'rāb (Kedudukan Gramatikal)

Keterangan/Status

إِنَّ اللَّهَ (Inna Allāha)

Inna (Harf Taukid) dan Ism Inna

Manṣūb.

لَا يُحِبُّ (Lā yuḥibbu)

Lā Nāfiyah dan Fi'l Muḍāri'

Kalimat kerja adalah Khabar Inna pada posisi raf'.

مَن (Man)

Ism Mawṣūl (Kata Sambung)

Maf'ūl bih (Objek) dari Yuḥibbu pada posisi naṣb. Artinya: "orang yang/siapa pun."

كَانَ (Kāna)

Fi'l Māḍī Nāqiṣah

Ism Kāna adalah ḍamīr mustatir yang kembali ke Man.

مُخْتَالًا (Muḵtālan)

Khabar Kāna Awwal

Manṣūb (berharakat fatḥah).

فَخُورًا (Faḵūran)

Khabar Kāna Ṡānī

Manṣūb.


🔑 Poin Utama I'rāb Ayat

  1. Maf'ūl Muṭlaq Iḥsānan: Inti dari perintah berbuat baik adalah kata إِحْسَانًا. Ia adalah Maf'ūl Muṭlaq dari Fi'l yang dihilangkan (أَحْسِنُوا - Berbuat baiklah!) dan berstatus Manṣūb. Maf'ūl Muṭlaq di sini berfungsi sebagai pengganti Fi'l yang dihilangkan.

  2. Taqdīm wa Ta'khīr dan Pengaitan: Seluruh objek Iḥsānan (dari Wālidain hingga mā malakat aymānukum) diawali dengan Bā' (Jārr), yang semuanya terkait (Muta'alliq) dengan Iḥsānan yang ada di tengah kalimat (وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا). Urutan seharusnya: Wa aḥsinū iḥsānan bil-wālidayn wa bi ḏī al-qurbā...

  3. Asmā' al-Khamsah: Kata ذِي (pemilik/yang punya) pada وَبِذِي الْقُرْبَىٰ dan وَالْجَارِ ذِي الْقُرْبَىٰ termasuk Al-Asmā' al-Khamsah. Ia Majrūr dengan tanda yā' (ي), karena didahului oleh Bā' (Jārr) atau berfungsi sebagai Na'at yang mengikuti Al-Jāri yang Majrūr.

  4. Penutup (Kontras): Ayat ini ditutup dengan kecaman terhadap orang yang sombong (مُخْتَالًا فَخُورًا). Sifat-sifat buruk ini dilarang karena bertentangan dengan semangat Iḥsān (berbuat baik) dan Tauhid yang diperintahkan di awal ayat. Kedua sifat tersebut adalah Khabar Kāna dan berstatus Manṣūb.