Al-Quran Online ini, ajakan untuk mendalami AlQuran sambil mencari ridho dan cinta Allah semata
Daftar Akar Kata Pada AlQuran
Dipersembahkan oleh para sukarelawan yang hanya mencari kecintaan Allah semata

Al-Baqarah

dengan nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

ayat 261

Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir: seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.

Irab Surat AlBaqarah ayat 261






🔎 I'rab Tafsili (Analisis Gramatikal Rinci)

Kata

Teks Arab

I'rab (Fungsi Gramatikal)

Keterangan

مَّثَلُ

مَّثَلُ الَّذِينَ يُنفِقُونَ

Mubtada' (Subjek Nominal)

Marfū' (di-rafa'-kan) dengan ḍammah, dan ia adalah Mudhaf (yang disandarkan).

الَّذِينَ

مَّثَلُ الَّذِينَ يُنفِقُونَ

Mudhaf Ilayh (Yang disandari)

Ism Mawṣūl (Kata Sambung), mabnī (tetap) di atas fatḥah, dalam posisi jarr.

يُنفِقُونَ

الَّذِينَ يُنفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ

Fi'il Muḍāri' (Kata Kerja Sekarang/Akan Datang)

Marfū' dengan Nūn karena termasuk al-Af'āl al-KhamsahJumlah ini adalah Ṣilat al-Mawṣūl (Klausa Sambungan) dari الَّذِينَ.

و

يُنفِقُونَ

Wāw al-Jamā'ah (Wāw Jamak)

Ḍamīr Muttasil (Kata Ganti Bersambung), dalam posisi rafa' (Fā'il/Pelaku).

أَمْوَالَ

أَمْوَالَهُمْ

Maf'ūl Bih (Objek)

Manṣūb (di-nashab-kan) dengan fatḥah, dan ia adalah Mudhaf.

ـهُمْ

أَمْوَالَهُمْ

Ḍamīr Muttasil

Mabnī di atas sukūn, dalam posisi jarr (Mudhaf Ilayh).

فِي

فِي سَبِيلِ اللَّهِ

Ḥarf Jarr (Kata Depan)

سَبِيلِ

فِي سَبِيلِ اللَّهِ

Ism Majrūr (Kata Benda yang di-jar-kan)

Majrūr dengan kasrah, dan ia adalah MudhafJārr wa Majrūr ini Muta'alliq (berkaitan) dengan يُنفِقُونَ.

اللَّهِ

فِي سَبِيلِ اللَّهِ

Lafẓul Jalālah (Nama Allah)

Mudhaf Ilayhmajrūr dengan kasrah.

كَـ

كَمَثَلِ حَبَّةٍ

Ḥarf Jarr (Kata Depan)

Untuk tashbīh (perumpamaan).

مَثَلِ

كَمَثَلِ حَبَّةٍ

Ism Majrūr

Majrūr dengan kasrah, dan ia adalah MudhafJārr wa Majrūr ini adalah Khabar (Predikat) dari مَّثَلُ (secara posisi rafa').

حَبَّةٍ

كَمَثَلِ حَبَّةٍ

Mudhaf Ilayh

Majrūr dengan kasrah dan tanwīn.

أَنبَتَتْ

أَنبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ

Fi'il Māḍī (Kata Kerja Lampau)

Mabnī di atas fatḥahتْ adalah Tā' at-Ta'nīthFā'il adalah ḍamīr mustatir (هِيَ / merujuk kepada ḥabbah). Jumlah ini adalah Na't (Sifat) dari حَبَّةٍ (secara posisi jarr).

سَبْعَ

أَنبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ

Maf'ūl Bih (Objek)

Manṣūb dengan fatḥah, dan ia adalah Mudhaf (sebagai Adad/Ma'dūd).

سَنَابِلَ

سَبْعَ سَنَابِلَ

Mudhaf Ilayh (sebagai Mumayyiz)

Majrūr dengan fatḥah karena ia Mamnu' min al-ṣarf (tidak menerima kasrah atau tanwīn), termasuk ṣīghah muntahā al-jumū'.

فِي

فِي كُلِّ سُنْبُلَةٍ

Ḥarf Jarr (Kata Depan)

كُلِّ

فِي كُلِّ سُنْبُلَةٍ

Ism Majrūr

Majrūr dengan kasrah, dan ia adalah MudhafJārr wa Majrūr ini adalah Khabar Muqaddam (Predikat yang didahulukan) secara posisi.

سُنْبُلَةٍ

فِي كُلِّ سُنْبُلَةٍ

Mudhaf Ilayh

Majrūr dengan kasrah.

مِّائَةُ

مِّائَةُ حَبَّةٍ

Mubtada' Mu'akhkhar (Subjek yang diakhirkan)

Marfū' dengan ḍammah, dan ia adalah MudhafJumlah (فِي كُلِّ سُنْبُلَةٍ مِّائَةُ حَبَّةٍ) adalah Na't (Sifat) dari سَنَابِلَ (secara posisi jarr).

حَبَّةٍ

مِّائَةُ حَبَّةٍ

Mudhaf Ilayh (sebagai Mumayyiz)

Majrūr dengan kasrah.

وَ

وَاللَّهُ يُضَاعِفُ

Ḥarf Isti'nāf (Memulai Kalimat Baru)

اللَّهُ

وَاللَّهُ يُضَاعِفُ

Lafẓul Jalālah (Nama Allah)

Mubtada' (Subjek Nominal), Marfū' dengan ḍammah.

يُضَاعِفُ

وَاللَّهُ يُضَاعِفُ لِمَن يَشَاءُ