Al-Quran Online ini, ajakan untuk mendalami AlQuran sambil mencari ridho dan cinta Allah semata
Daftar Akar Kata Pada AlQuran
Dipersembahkan oleh para sukarelawan yang hanya mencari kecintaan Allah semata

Al-Baqarah

dengan nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

ayat 254

Hai orang-orang yang beriman, belanjakanlah (di jalan Allah) sebagian dari rezeki yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang hari yang pada hari itu tidak ada lagi jual beli dan tidak ada lagi persahabatan yang akrab dan tidak ada lagi syafa`at. Dan orang-orang kafir itulah orang-orang yang lalim.

Irab Surat AlBaqarah ayat 254




🔎 I'rab Tafsili (Analisis Gramatikal Rinci)

Kata

Teks Arab

I'rab (Fungsi Gramatikal)

Keterangan

يَا

يَا أَيُّهَا

Ḥarf Nidā' (Kata Seru/Panggilan)

Mabnī (tetap) di atas sukūn, tidak memiliki posisi i'rāb.

أَيُّ

يَا أَيُّهَا

Munādā (Yang Dipanggil)

Mabnī di atas ḍamm pada posisi naṣb, dan ia adalah mudhaf secara makna.

هَا

يَا أَيُّهَا

Ḥarf Tanbīh (Kata Peringatan)

Tidak memiliki posisi i'rāb.

الَّذِينَ

الَّذِينَ آمَنُوا

Na't (Sifat) atau Badal (Pengganti) dari أَيُّ

Ism Mawṣūl (Kata Sambung), mabnī di atas fatḥah, dalam posisi rafa'.

آمَنُوا

الَّذِينَ آمَنُوا

Fi'il Māḍī (Kata Kerja Lampau)

Mabnī di atas ḍamm karena bersambung dengan Wāw al-Jamā'ahJumlah (klausa) ini adalah Ṣilat al-Mawṣūl (Klausa Sambungan) dari الَّذِينَ, tidak memiliki posisi i'rāb.

و

آمَنُوا

Wāw al-Jamā'ah (Wāw Jamak)

Ḍamīr Muttasilmabnī di atas sukūn, dalam posisi rafa' (Fā'il/Pelaku).

أَنفِقُوا

أَنفِقُوا مِمَّا

Fi'il Amr (Kata Kerja Perintah)

Mabnī di atas penghapusan nūn (karena ia termasuk al-Af'āl al-Khamsah).

و

أَنفِقُوا

Wāw al-Jamā'ah (Wāw Jamak)

Ḍamīr Muttasilmabnī di atas sukūn, dalam posisi rafa' (Fā'il/Pelaku).

مِـمَّا

مِمَّا رَزَقْنَاكُم

Terdiri dari مِنْ (ḥarf jarr) dan مَا (ism mawṣūl).

مِنْ (min) adalah ḥarf jarrمَا (mā) adalah ism mawṣūlmabnī di atas sukūn, dalam posisi jarr (ism majrūr). Jārr wa Majrūr ini Muta'alliq dengan أَنفِقُوا.

رَزَقْنَا

رَزَقْنَاكُم

Fi'il Māḍī (Kata Kerja Lampau)

Mabnī di atas sukūn karena bersambung dengan nā al-fā'ilīn.

نَا

رَزَقْنَاكُم

Ḍamīr Muttasil (Kata Ganti Bersambung)

Mabnī di atas sukūn, dalam posisi rafa' (Fā'il/Pelaku).

ـكُم

رَزَقْنَاكُم

Ḍamīr Muttasil (Kata Ganti Bersambung)

Mabnī di atas sukūn, dalam posisi naṣb (Maf'ūl Bih/Objek). Jumlah ini adalah Ṣilat al-Mawṣūl dari مَا.

مِن قَبْلِ

مِن قَبْلِ أَن يَأْتِيَ

Jārr wa Majrūr

مِنْ (min) adalah ḥarf jarrقَبْلِ adalah ism majrūr dengan kasrah, dan ia adalah Mudhaf.

أَن

أَن يَأْتِيَ

Ḥarf Maṣdarī wa Naṣb (Kata yang Membentuk Maṣdar dan Menashabkan)

Mabnī di atas sukūn.

يَأْتِيَ

أَن يَأْتِيَ يَوْمٌ

Fi'il Muḍāri' (Kata Kerja Sekarang/Akan Datang)

Manṣūb dengan fatḥah zhāhirah (karena didahului oleh أَن). Maṣdar Mu'awwal (أَن يَأْتِيَ) dalam posisi jarr sebagai Mudhaf Ilayh (قَبْلِ أَن يَأْتِيَ).

يَوْمٌ

يَوْمٌ لَّا بَيْعٌ

Fā'il (Pelaku) dari يَأْتِيَ

Marfū' dengan ḍammah.

لَا

لَّا بَيْعٌ فِيهِ

Ḥarf Nafy (Kata Negasi)

Untuk menafikan (la nāfiyah).

بَيْعٌ

لَّا بَيْعٌ فِيهِ

Mubtada' (Subjek Nominal)

Marfū' dengan ḍammah.

فِي

لَّا بَيْعٌ فِيهِ

Ḥarf Jarr (Kata Depan)

ـهِ

فِيهِ

Ḍamīr Muttasil (Kata Ganti Bersambung)

Mabnī di atas kasrah, dalam posisi jarr