Al-Quran Online ini, ajakan untuk mendalami AlQuran sambil mencari ridho dan cinta Allah semata
Daftar Akar Kata Pada AlQuran
Dipersembahkan oleh para sukarelawan yang hanya mencari kecintaan Allah semata

Al-Baqarah

dengan nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

ayat 227

Dan jika mereka berazam (bertetap hati untuk) talak, maka sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

Irab Surat AlBaqarah ayat 227



Berikut adalah perincian I'rab yang berdasarkan struktur kalimat syarat dan jawabannya:

1. وَإِنْ عَزَمُوا الطَّلَاقَ (Kalimat Syarat)

Kata

Jenis Kata

I'rab (Status Gramatikal)

Keterangan/Fungsi

وَ

Ḥarf 'Aṭf (Huruf Sambung)

Mabniyyun 'ala al-Fatḥ.

Menyambung dengan hukum īlā' pada ayat sebelumnya.

إِنْ

Ḥarf Syarṭ Jāzim (Huruf Syarat)

Mabniyyun 'ala al-Sukun.

Huruf syarat yang men-Jazm-kan.

عَزَمُوا

Fi'il Māḍī (Kata Kerja Lampau)

Mabniyyun 'ala aḍ-Ḍamm di tempat Jazm sebagai Fi'il Syarṭ. وَاوُ الْجَمَاعَةِ Fa'il.

Kata kerja syarat ("jika mereka berketetapan hati").

الطَّلَاقَ

Ism

Manṣūb sebagai Maf'ūl bih (Objek) dengan Fatḥah yang tampak.

Objek ("untuk talak").



2. فَإِنَّ اللَّهَ سَمِيعٌ عَلِيمٌ (Jawaban Syarat/Konsekuensi)

Kata

Jenis Kata

I'rab (Status Gramatikal)

Keterangan/Fungsi

فَ

Fā' al-Jazā' (Fā' Balasan)

Mabniyyun 'ala al-Fatḥ.

Huruf yang mengikat Jawāb Syarṭ.

إِنَّ

Ḥarf Tau'kīd wa Naṣb (Huruf Penegas)

Mabniyyun 'ala al-Fatḥ.

Huruf penegas.

اللَّهَ

Ismu Jalālah

Manṣūb sebagai Ismu Innā dengan Fatḥah.

Ism Innā.

سَمِيعٌ

Ṣīghah Mubālaghah (Bentuk Hiperbola)

Marfū' sebagai Khabar Awwal (Predikat Pertama) dengan Ḍammah.

Predikat pertama ("Maha Mendengar").

عَلِيمٌ

Ṣīghah Mubālaghah

Marfū' sebagai Khabar Tsānī (Predikat Kedua) dengan Ḍammah.

Predikat kedua ("Maha Mengetahui").

فَإِنَّ اللَّهَ سَمِيعٌ عَلِيمٌ

Jumlah Ismiyyah

Di tempat Jazm sebagai Jawāb Syarṭ bagi إِنْ.

Jawaban syarat.

Ringkasan Struktur

  1. Syarat: Ayat ini melanjutkan hukum īlā' dari ayat 226. Kalimat syarat (وَإِنْ عَزَمُوا الطَّلَاقَ) menggunakan إِنْ (jika) karena kemungkinan talak terjadi atau tidak. عَزَمُوا adalah Fi'il Syarṭ.

  2. Balasan/Jawaban: Jawaban syaratnya adalah kalimat yang diawali dengan فَإِنَّ (فَإِنَّ اللَّهَ سَمِيعٌ عَلِيمٌ). Penggunaan إِنَّ dan sifat Maha Mendengar serta Maha Mengetahui memberikan peringatan keras kepada suami: jika mereka memutuskan talak setelah masa tangguh īlā', Allah Mendengar niat dan keputusan mereka, dan Mengetahui apa yang akan terjadi dari perpisahan itu.