Dipersembahkan oleh para sukarelawan yang hanya mencari kecintaan Allah semata
Al-Baqarah
ayat 189
Mereka bertanya kepadamu tentang bulan sabit. Katakanlah: 'Bulan sabit itu adalah tanda-tanda waktu bagi manusia dan (bagi ibadah) haji; Dan bukanlah kebajikan memasuki rumah-rumah dari belakangnya, akan tetapi kebajikan itu ialah kebajikan orang yang bertakwa. Dan masuklah ke rumah-rumah itu dari pintunya; dan bertakwalah kepada Allah agar kamu beruntung.
Irab
Surat AlBaqarah ayat 189
Ayat
ini dimulai dengan menjawab pertanyaan umat tentang fenomena bulan
sabit (hilal), kemudian beralih ke pembahasan tentang inti dari
kebajikan (al-birr), yang merupakan penegasan penting tentang
tujuan syariat.
Berkaitan
dengan I’tū (secara kiasan: lakukanlah segala sesuatu
secara benar dan lurus).
وَٱتَّقُوا۟
ٱللَّهَ
Huruf
'Athaf + Fi'il Amr + Maf'ul Bih
Mabni
Ḥadhf Nūn.
لَعَلَّكُمْ
تُفْلِحُونَ
La‘alla
+ Ism La‘alla + Khabar La‘alla
Menjelaskan
tujuan dari ketakwaan (agar kalian beruntung).
Ayat
ini mengajarkan bahwa inti dari kebajikan bukanlah ritual formal
tanpa makna (seperti masuk rumah dari belakang, yang merupakan
kebiasaan jahiliyah), melainkan pada ketakwaan dan ketaatan
yang lurus kepada hukum Allah.