Al-Quran Online ini, ajakan untuk mendalami AlQuran sambil mencari ridho dan cinta Allah semata
Daftar Akar Kata Pada AlQuran
Dipersembahkan oleh para sukarelawan yang hanya mencari kecintaan Allah semata

Al-Baqarah

dengan nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

ayat 188

Dan janganlah sebahagian kamu memakan harta sebahagian yang lain di antara kamu dengan jalan yang batil dan (janganlah) kamu membawa (urusan) harta itu kepada hakim, supaya kamu dapat memakan sebahagian daripada harta benda orang lain itu dengan (jalan berbuat) dosa, padahal kamu mengetahui.

Irab Surat AlBaqarah ayat 188





Ayat ini merupakan larangan keras terhadap segala bentuk pengambilan harta orang lain dengan cara yang tidak sah, termasuk korupsi atau suap kepada penguasa/hakim.


1. Larangan Umum (Mengambil Harta dengan Batil):

وَلَا تَأْكُلُوٓا۟ أَمْوَٰلَكُم بَيْنَكُم بِٱلْبَٰطِلِ

Kata/Klausa

I'rab (Analisis Gramatikal)

Keterangan

وَ (Wa)

Huruf Isti'nafiyah

لَا تَأْكُلُوٓا۟

Lā Nāhiyah + Fi'il Mudhari' Majzūm

Majzūm dengan Ḥadhf Nūn.

أَمْوَٰلَكُم

Maf'ul Bih + Mudhaf Ilayh

Manshub.

بَيْنَكُم

Zharaf Makān + Mudhaf Ilayh

Manshub.

بِٱلْبَٰطِلِ

Jar wa Majrur

Berkaitan dengan Ta’kulū (dengan cara yang tidak benar/hak).


2. Larangan Khusus (Penyuapan):

وَتُدْلُوا۟ بِهَآ إِلَى ٱلْحُكَّامِ

Kata/Klausa

I'rab (Analisis Gramatikal)

Keterangan

وَتُدْلُوا۟

Huruf 'Athaf + Fi'il Mudhari' Majzūm

Majzūm dengan Ḥadhf Nūn, di-'athaf-kan ke Ta’kulū (Larangan ganda: jangan makan harta batil DAN jangan menyogok).

بِهَآ

Jar wa Majrur

merujuk kepada Amwālakum (harta).

إِلَى ٱلْحُكَّامِ

Jar wa Majrur

Berkaitan dengan Tudlū.


3. Tujuan Pelanggaran (Makan Sebagian Harta Orang Lain):

لِتَأْكُلُوا۟ فَرِيقًا مِّنْ أَمْوَٰلِ ٱلنَّاسِ بِٱلْإِثْمِ

Kata/Klausa

I'rab (Analisis Gramatikal)

Keterangan

لِتَأْكُلُوا۟

Lām al-Ta‘līl + Fi'il Mudhari' Manshub

Manshub dengan Ḥadhf Nūn.

فَرِيقًا

Maf'ul Bih

Manshub (sebagian/sekelompok harta).

مِّنْ أَمْوَٰلِ ٱلنَّاسِ

Jar wa Majrur + Mudhaf Ilayh

Na'at/Sifah bagi Farīqan.

بِٱلْإِثْمِ

Jar wa Majrur

Berkaitan dengan Ta’kulū (dengan cara berdosa/melanggar hukum).


4. Penekanan Keadaan (Kesadaran):

وَأَنتُمْ تَعْلَمُونَ

Kata/Klausa

I'rab (Analisis Gramatikal)

Keterangan

وَأَنتُمْ تَعْلَمُونَ

Wawu al-Ḥāl + Mubtada' + Khabar (Fi'il)

Kalimat nominal ini adalah Ḥāl (Keadaan), di posisi Nashab Mahally (sementara kalian mengetahui).


Ayat ini memberikan larangan yang luas terhadap segala bentuk penipuan dan kejahatan finansial, menegaskan bahwa perbuatan tersebut sangat dilarang terutama ketika pelakunya tahu bahwa ia melanggar hukum dan memakan harta orang lain secara zalim.