Al-Quran Online ini, ajakan untuk mendalami AlQuran sambil mencari ridho dan cinta Allah semata
Daftar Akar Kata Pada AlQuran
Dipersembahkan oleh para sukarelawan yang hanya mencari kecintaan Allah semata

Al-Baqarah

dengan nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

ayat 176

Yang demikian itu adalah karena Allah telah menurunkan Al Kitab dengan membawa kebenaran; dan sesungguhnya orang-orang yang berselisih tentang (kebenaran) Al Kitab itu, benar-benar dalam penyimpangan yang jauh.

Irab Surat AlBaqarah ayat 176



Ayat ini menjelaskan alasan mendasar mengapa hukuman (yang disebutkan pada ayat 174-175) dijatuhkan: karena Allah telah menurunkan Kitab dengan kebenaran mutlak, dan penyimpangan dari kebenaran itu berarti pertikaian yang jauh.


1. Sebab Musabab (Mubtada' dan Khabar Maṣdar Mu'awwal):

ذَٰلِكَ بِأَنَّ ٱللَّهَ نَزَّلَ ٱلْكِتَٰبَ بِٱلْحَقِّ

Kata/Klausa

I'rab (Analisis Gramatikal)

Keterangan

ذَٰلِكَ (Dhālika)

Ism Isharah

Mubtada'. Di posisi Raf' Mahally (merujuk pada hukuman sebelumnya).

بِأَنَّ ٱللَّهَ (Bi Anna llāha)

Bā' Jar + Anna + Ism Anna

Bā’ bermakna Sebab atau Karena. Allāha adalah Ism Anna, Manshub.

نَزَّلَ ٱلْكِتَٰبَ

Fi'il Madhi + Fa'il tersembunyi + Maf'ul Bih

Kalimat ini adalah Khabar Anna, di posisi Raf' Mahally.

بِٱلْحَقِّ (Bi l-Ḥaqqi)

Jar wa Majrur

Berkaitan dengan Nazzala (menjelaskan cara penurunan).

(Jumlah Bi Anna...)

Maṣdar Mu'awwal

Seluruh klausa ini adalah Khabar bagi Dhālika, di posisi Raf' Mahally.


2. Peringatan Lanjutan (Inna dan Lām al-Muzḥalaqah):

وَإِنَّ ٱلَّذِينَ ٱخْتَلَفُوا۟ فِى ٱلْكِتَٰبِ لَفِى شِقَاقٍۭ بَعِيدٍ

Kata/Klausa

I'rab (Analisis Gramatikal)

Keterangan

وَإِنَّ (Wa Inna)

Huruf Isti'nafiyah + Harf Tawkīd wa Nashb

ٱلَّذِينَ ٱخْتَلَفُوا۟

Ism Mawshul + Shilah

Ism Inna. Di posisi Nashab Mahally.

فِى ٱلْكِتَٰبِ

Jar wa Majrur

Berkaitan dengan Ikhtalafū.

لَفِى شِقَاقٍۭ (La Fī Shiqāqin)

Lām al-Muzḥalaqah + Jar wa Majrur

Lām untuk penekanan. Syibhu Jumlah ini adalah Khabar Inna, di posisi Raf' Mahally.

بَعِيدٍ (Ba‘īdin)

Na'at/Sifah

Majrur, menjelaskan Shiqāqin.


Ayat ini menegaskan bahwa pertikaian dan perselisihan yang terjadi (terutama di kalangan Ahli Kitab) bersumber dari penyimpangan terhadap Kitab yang diturunkan secara benar.