Al-Quran Online ini, ajakan untuk mendalami AlQuran sambil mencari ridho dan cinta Allah semata
Daftar Akar Kata Pada AlQuran
Dipersembahkan oleh para sukarelawan yang hanya mencari kecintaan Allah semata

Al-Imran

dengan nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

ayat 169

Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati; bahkan mereka itu hidup di sisi Tuhannya dengan mendapat rezki.

Detail I'rāb Surat Ali Imran ayat 169



Ayat ini mengalihkan perhatian dari provokasi kaum munafik (ayat 168) dan memberikan penegasan yang mulia tentang kedudukan para syuhada (mereka yang gugur di jalan Allah), melarang orang beriman menyangka mereka telah mati secara hakiki.


I'rab Surah Ali 'Imran Ayat 169

Kata

Jenis Kata

I'rab (Kedudukan)

Penjelasan

وَ

Huruf Isti'nāf

Haraf Isti'nāf

Memulai kalimat baru (pengajaran/perintah).

لَا

Huruf Nāhiyah

Haraf Jazm

Huruf larangan, men-jazm-kan fi'il mudhāri'.

تَحْسَبَنَّ

Fi'il Mudhāri' + Nūn Taukīd

Mabni 'Ala Al-Fath fi mahalli Jazm

Fi'il Mudhāri' Majzūm (dikuatkan oleh Nūn Taukīd). Fa'il adalah Anta.

الَّذِينَ

Isim Maushul

Mabni 'Ala Al-Fath fi mahalli Nashab

Maf'ulun Bih pertama bagi تَحْسَبَنَّ.

قُتِلُوا

Fi'il Mādhī Majhūl + Dhamir

Fi'il dan Nā'ibul Fā'il (وا).

Shilah Al-Maushul bagi الَّذِينَ.

فِي سَبِيلِ اللَّهِ

Syibhul Jumlah

Muta'alliq dengan قُتِلُوا.

أَمْوَاتًا

Isim

Manshub (Kedudukan Nashab)

Maf'ulun Bih kedua bagi تَحْسَبَنَّ.

بَلْ

Huruf Iḍrāb

Haraf Iḍrāb

Huruf peralihan (bahkan/tetapi), berfungsi menafikan makna kalimat sebelumnya dan menegaskan kalimat setelahnya.

أَحْيَاءٌ

Isim (Jamak Ḥayy)

Marfu' (Kedudukan Rafa')

Khabar bagi Mubtada' yang dibuang (taqdirnya: bal hum aḥyā'un / tetapi mereka hidup).

عِنْدَ

Isim (Dzarf)

Manshub (Kedudukan Nashab). Mudhaf.

Dzarfu MakānMuta'alliq dengan أَحْيَاءٌ.

رَبِّهِمْ

Isim (Mudhaf) + Dhamir

رَبِّ adalah Majrurهِمْ adalah Mudhaf Ilaih.

Mudhaf Ilaih bagi عِنْدَ.

يُرْزَقُونَ

Fi'il Mudhāri' Majhūl + Dhamir

Marfu' (Kedudukan Rafa'). وا adalah Nā'ibul Fā'il.

Jumlat Fi'liyyah fi mahalli Rafa' sebagai Ḥāl (Keterangan Keadaan) dari أَحْيَاءٌ atau Khabar kedua.


📝 Catatan Penting Mengenai I'rab:

  1. Fi'il Taḥsabanna (لَا تَحْسَبَنَّ): Fi'il ini adalah Fi'il Nāhiyah (larangan) yang dikuatkan dengan Nūn Taukīd Al-Khafīfah (ringan), menjadikannya mabni (tetap) di atas fathah secara lafazh tetapi Majzūm secara maḥallTaḥsab adalah fi'il yang men-nashab-kan dua objek.

    • Maf'ul 1: الَّذِينَ

    • Maf'ul 2: أَمْوَاتًا

  2. Iḍrāb (بَلْ): Huruf بَلْ membatalkan sangkaan salah dan menegaskan kebenaran: mereka bukan mati, bahkan mereka hidup.

  3. Ḥāl (يُرْزَقُونَ): Jumlat Fi'liyyah يُرْزَقُونَ (mereka diberi rezeki) berkedudukan Nashab sebagai Ḥāl yang menjelaskan keadaan para syuhada saat mereka hidup di sisi Tuhan mereka.