Al-Quran Online ini, ajakan untuk mendalami AlQuran sambil mencari ridho dan cinta Allah semata
Daftar Akar Kata Pada AlQuran
Dipersembahkan oleh para sukarelawan yang hanya mencari kecintaan Allah semata

Al-Baqarah

dengan nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

ayat 160

kecuali mereka yang telah tobat dan mengadakan perbaikan dan menerangkan (kebenaran), maka terhadap mereka itu Aku menerima tobatnya dan Akulah Yang Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang.

Irab Surat AlBaqarah ayat 160



Ayat ini berfungsi sebagai pengecualian (Istithnā') terhadap hukuman keras yang disebutkan pada ayat 159, memberikan kesempatan bagi mereka yang menyembunyikan kebenaran untuk bertaubat.


1. Pengecualian dan Syarat Taubat:

إِلَّا ٱلَّذِينَ تَابُوا۟ وَأَصْلَحُوا۟ وَبَيَّنُوا۟

Kata/Klausa

I'rab (Analisis Gramatikal)

Keterangan

إِلَّا (Illā)

Harf Istithnā’

Huruf pengecualian.

ٱلَّذِينَ (Al-Ladhīna)

Ism Mawshul

Mustathnā (yang dikecualikan). Di posisi Nashab Mahally.

تَابُوا۟ (Tābū)

Fi'il Madhi + Fa'il

Shilah Mawshul (klausa yang menjelaskan Al-Ladhīna).

وَأَصْلَحُوا۟ (Wa Aṣlaḥū)

Huruf 'Athaf + Fi'il Madhi + Fa'il

Di-'athaf-kan ke Tābū.

وَبَيَّنُوا۟ (Wa Bayyanū)

Huruf 'Athaf + Fi'il Madhi + Fa'il

Di-'athaf-kan ke Tābū.


2. Janji Allah (Balasan Taubat):

فَأُو۟لَٰٓئِكَ أَتُوبُ عَلَيْهِمْ

Kata/Klausa

I'rab (Analisis Gramatikal)

Keterangan

فَـ (Fa)

Fā' ar-Rābita/Jawab

Fā' yang menghubungkan atau menunjukkan hasil/konsekuensi.

أُو۟لَٰٓئِكَ (Ulā'ika)

Ism Isharah

Mubtada'. Di posisi Raf' Mahally.

أَتُوبُ (Atūbu)

Fi'il Mudhari'

Marfu' (Fa'il Anā tersembunyi).

عَلَيْهِمْ (Alayhim)

Jar wa Majrur

Berkaitan dengan Atūbu.

(Jumlah أَتُوبُ عَلَيْهِمْ)

Jumlah Fi'liyah

Khabar bagi Ulā'ika, di posisi Raf'.


3. Penegasan Sifat Ilahi:

وَأَنَا ٱلتَّوَّابُ ٱلرَّحِيمُ

Kata/Klausa

I'rab (Analisis Gramatikal)

Keterangan

وَأَنَا (Wa Anā)

Huruf 'Athaf + Dhamir Munfaṣil

Mubtada'. Di posisi Raf' Mahally.

ٱلتَّوَّابُ (At-Tawwābu)

Khabar 1

Marfu'.

ٱلرَّحِيمُ (Ar-Raḥīmu)

Khabar 2 / Na'at

Marfu'. (Biasanya dianggap sebagai Khabar Tsāni / Khabar kedua).


Ayat ini memberikan harapan besar bagi mereka yang telah berbuat dosa dengan menyembunyikan kebenaran, asalkan mereka melakukan taubat, perbaikan, dan penjelasan secara nyata.