Al-Quran Online ini, ajakan untuk mendalami AlQuran sambil mencari ridho dan cinta Allah semata
Daftar Akar Kata Pada AlQuran
Dipersembahkan oleh para sukarelawan yang hanya mencari kecintaan Allah semata

Al-Baqarah

dengan nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

ayat 16

Mereka itulah orang yang membeli kesesatan dengan petunjuk, maka tidaklah beruntung perniagaan mereka dan tidaklah mereka mendapat petunjuk.

Bagian 1: Identifikasi (أُولَٰئِكَ الَّذِينَ اشْتَرَوُا الضَّلَالَةَ بِالْهُدَىٰ)

Kata

Jenis Kata (Posisi)

Tanda I'rab

Fungsi Gramatikal & Keterangan

أُولَٰئِكَ (Ulā'ika)

Ism Isyārah (Kata Tunjuk Jauh)

Mabnī 'alā Al-Kasri

Mubtada' (Subjek). Fī Mahalli Raf'in (posisi Raf').

الَّذِينَ (Alladhīna)

Ism Mawṣūl (Kata Sambung)

Mabnī 'alā Al-Fatḥi

Khobar (Predikat) bagi أُولَٰئِكَ. Atau, bisa juga Badal (pengganti) bagi Ulā'ika (posisi Raf').

اشْتَرَوُا (Ishtarawu)

Fi'il Mādhī

Mabnī 'alā Aḍ-Ḍammi

Kata kerja lampau. Fi'il Ṣilah Al-Mawṣūl.

الواو (Al-Wāwu)

Dhāmir Muttasil

Fī Mahalli Raf'in

Fā'il (Pelaku) dari Ishtarawu.

الضَّلَالَةَ (Aḍ-Ḍalālata)

Isim

Mansūb (Fathah)

Maf'ūl Bih (Objek) dari Ishtarawu.

بِ (Bi)

Harf Jar

Mabnī 'alā Al-Kasri

Bā' Al-'Iwaḍ (Maknanya "dengan imbalan," menunjukkan barang tukaran).

الْهُدَىٰ (Al-Hudā)

Isim Maqṣūr Majrūr

Muqaddar (Taqdīran)

Isim majrūr oleh Bā'. Tanda jarnya ditaqdirkan (tersembunyi) pada Alif karena sulit diucapkan.

جُمْلَةُ اشْتَرَوُا...

Jumlah Ṣilah Al-Mawṣūl

Lā Maḥalla Lahā

Kalimat ini menjelaskan Alladhīna, sehingga tidak memiliki kedudukan I'rāb.

Bagian 2: Konsekuensi (فَمَا رَبِحَتْ تِجَارَتُهُمْ وَمَا كَانُوا مُهْتَدِينَ)

Kata

Jenis Kata (Posisi)

Tanda I'rab

Fungsi Gramatikal & Keterangan

فَ (Fa)

Harf 'Athf / Sababiyah

Mabnī 'alā Al-Fatḥi

Fā'ul 'Athaf, menunjukkan akibat logis (konsekuensi) dari perbuatan mereka.

مَا (Mā)

Harf Nafyi (Negasi)

Mabnī 'alā As-Sukūn

Mā Nāfiyah (penyangkal), tidak beramal.

رَبِحَتْ (Rabiḥat)

Fi'il Mādhī

Mabnī 'alā Al-Fatḥi

Kata kerja lampau. Tā' adalah Tā' Tā'nīts (penanda feminin) karena Tijāratun adalah Ism Mu'annats.

تِجَارَةُ (Tijāratu)

Isim

Marfū' (Dhommah)

Fā'il (Pelaku) dari Rabiḥat. Merupakan Muḍāf.

هُمْ (Hum)

Dhāmir Muttasil

Fī Mahalli Jarrin

Muḍāf Ilaih (Sandaran).

وَ (Wa)

Harf 'Athf

Mabnī 'alā Al-Fatḥi

Wāwu 'Athaf, menyambungkan kalimat Mā Kānū... ke kalimat Mā Rabiḥat....

مَا (Mā)

Harf Nafyi (Negasi)

Mabnī 'alā As-Sukūn

Mā Nāfiyah.

كَانُوا (Kānū)

Fi'il Mādhī Nāqis

Mabnī 'alā Aḍ-Ḍammi

Kāna dan saudara-saudaranya (membutuhkan Ism dan Khobar).

الواو (Al-Wāwu)

Dhāmir Muttasil

Fī Mahalli Raf'in

Ism Kāna (Subjek Kāna).

مُهْتَدِينَ (Muhtadīna)

Isim Fā'il (Pelaku)

Mansūb (Yā')

Khobar Kāna (Predikat Kāna). Tanda Naṣb-nya adalah Yā' (karena Jamak Mudzakkar Sālim).


📝 Catatan Tambahan

  1. Isyārah dan Mawṣūl: Frasa أُولَٰئِكَ الَّذِينَ menunjukkan penegasan. Biasanya, Ism Mawṣūl (الَّذِينَ) menjadi Khobar langsung bagi Ism Isyārah (أُولَٰئِكَ).

  2. Bā' Al-'Iwaḍ (Bā' Pertukaran): Penggunaan بِالْهُدَىٰ di sini adalah unik. Biasanya Bā' berarti "dengan/menggunakan," tetapi dalam konteks transaksi, ia sering berarti "dengan ditukar," di mana barang yang dilepas (petunjuk) mengikuti Bā' dan barang yang didapat (kesesatan) menjadi Maf'ūl Bih (الضَّلَالَةَ).

  3. Tā' Tā'nīts: Pada رَبِحَتْ, Tā' sukun di akhir adalah penanda bahwa تِجَارَةُ (perniagaan) adalah kata benda feminin (mu'annats).