Al-Quran Online ini, ajakan untuk mendalami AlQuran sambil mencari ridho dan cinta Allah semata
Daftar Akar Kata Pada AlQuran
Dipersembahkan oleh para sukarelawan yang hanya mencari kecintaan Allah semata

Al-Imran

dengan nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

ayat 158

Dan sungguh kalau kamu gugur di jalan Allah atau meninggal, tentulah ampunan Allah dan rahmat-Nya lebih baik (bagimu) dari harta rampasan yang mereka kumpulkan.

Detail I'rāb Surat Ali Imran ayat 158



Ayat ini merupakan kelanjutan penegasan mengenai kematian dan takdir (setelah ayat 156-157). Ayat ini memastikan bahwa baik mati biasa maupun mati syahid, pada akhirnya semua akan dikumpulkan dan dikembalikan hanya kepada Allah.


I'rab Surah Ali 'Imran Ayat 158

Kata

Jenis Kata

I'rab (Kedudukan)

Penjelasan

وَ

Huruf 'Athaf

Haraf 'Athf

Menghubungkan kalimat ini dengan makna qadar (takdir) pada ayat sebelumnya.

لَ

Huruf Taukīd

Lām Al-Qasam (Lām Sumpah).

إِنْ

Huruf Syart

Haraf Syart (jāzim).

مُتُّمْ

Fi'il Mādhī + Dhamir

Mabni 'Ala As-Sukun fi mahalli Jazm

Fi'il Syart pertama. تُمْ adalah Fā'il.

أَوْ

Huruf 'Athaf

Haraf 'Athf

Menunjukkan pilihan (takhyeer).

قُتِلْتُمْ

Fi'il Mādhī Majhūl + Dhamir

Mabni 'Ala As-Sukun fi mahalli Jazm

Fi'il Syart kedua. Di-'athf-kan kepada مُتُّمْتُمْ adalah Nā'ibul Fā'il.

لَ

Huruf Taukīd

Lām Al-Jawab Al-Qasam

Mengikat Jawab Qasam yang menjadi Jawab Syart.

إِلَى اللَّهِ

Haraf + Isim Jalalah

إِلَى adalah Haraf Jarrاللَّهِ adalah Isim Majrur.

Syibhul jumlah fi mahalli Rafa' sebagai Khabar Muqaddam (bagi al-ḥasr / pembatasan). Didahulukan untuk penekanan (HANYA kepada Allah).

تُحْشَرُونَ

Fi'il Mudhāri' Majhūl + Dhamir

Marfu' (Kedudukan Rafa'). Tanda rafa'-nya tsubūt an-nūnوا adalah Nā'ibul Fā'il.

Fi'il yang muta'alliq dengan Khabar Muqaddam (لَإِلَى اللَّهِ).

لَإِلَى اللَّهِ تُحْشَرُونَ

Jumlat Fi'liyyah

Tidak memiliki kedudukan i'rab

Jawab Syart dan Jawab Qasam.


📝 Catatan Penting Mengenai I'rab:

  1. Ijtima' Syart wa Qasam: Sama seperti ayat 157, Lām Al-Qasam (لَ) didahulukan dari Haraf Syart (إِنْ), sehingga Jawab (لَإِلَى اللَّهِ تُحْشَرُونَ) diikat oleh Lām Al-Jawab Al-Qasam (لَ).

  2. Taqdim al-Jār wa al-Majrūr: Frasa إِلَى اللَّهِ (kepada Allah) didahulukan dari Fi'il-nya (تُحْشَرُونَ). Tujuan dari pendahuluan ini adalah Ḥaṣr (pembatasan), yang menguatkan makna: "Hanya kepada Allah-lah kalian akan dikumpulkan."

  3. Fi'il Majhūl: تُحْشَرُونَ (kalian dikumpulkan) berbentuk Majhūl (pasif), menegaskan bahwa pengumpulan di hari kiamat adalah perbuatan Allah, bukan pilihan manusia.