Al-Quran Online ini, ajakan untuk mendalami AlQuran sambil mencari ridho dan cinta Allah semata
Daftar Akar Kata Pada AlQuran
Dipersembahkan oleh para sukarelawan yang hanya mencari kecintaan Allah semata

An-Nisa

dengan nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

ayat 140

Dan sungguh Allah telah menurunkan kepada kamu di dalam Al Qur'an bahwa apabila kamu mendengar ayat-ayat Allah diingkari dan diperolok-olokkan (oleh orang-orang kafir), maka janganlah kamu duduk beserta mereka, sehingga mereka memasuki pembicaraan yang lain. Karena sesungguhnya (kalau kamu berbuat demikian), tentulah kamu serupa dengan mereka. Sesungguhnya Allah akan mengumpulkan semua orang-orang munafik dan orang-orang kafir di dalam Jahanam,

Irab Surat AnNisa ayat 140



Ayat ini memberikan larangan tegas bagi kaum mukmin untuk duduk bersama orang-orang yang mengejek agama, kecuali jika topik pembicaraan telah berubah.

Bagian 1: Larangan Berinteraksi dengan Pengejek Agama

Kata

Jenis Kata (Huruf/Isim/Fi'il)

I'rab (Kedudukan Gramatikal)

Keterangan

وَ

Ḥarf 'Aṭaf (Penghubung)

Mabnī 'alā al-fatḥ.

قَدْ

Ḥarf Taḥqīq (Penegas)

Mabnī 'alā as-sukūn.

نَزَّلَ

Fi'il Māḍī (Kata Kerja Lampau)

Mabnī 'alā al-fatḥ. Fā'il mustatir (huwa) merujuk pada Allah.

عَلَيْكُمْ

Ḥarf Jarr + Ḍamīr

Jār wa Majrūr berkaitan dengan Nazzala.

فِي الْكِتَابِ

Ḥarf Jarr + Ism

Jār wa Majrūr berkaitan dengan Nazzala.

أَنْ

Ḥarf Mufassirah (Penjelas)

Mabnī 'alā as-sukūn.

Menafsirkan apa yang diturunkan dalam Kitab.

إِذَا

Ẓarf Zamān (Keterangan Waktu)

Mabnī 'alā as-sukūn pada mahāl an-naṣb.

Mutta'alliq (terkait) dengan Jawāb (yaitu Falā taq'udū).

سَمِعْتُمْ

Fi'il Māḍī + Ḍamīr

Mabnī 'alā as-sukūn (karena bertemu Tā' al-Fā'il) pada mahāl al-jarr sebagai Muḍāf Ilaih bagi Iżā. Tum: Fā'il.

Jumlah ini adalah Fi'il Syarṭ dari Iżā.

آيَاتِ

Ism

Maf'ūl Bih manṣūb bi al-kasrah (karena jamak mu'annaṡ sālim). Muḍāf.

اللَّهِ

Lafẓ al-Jalālah

Muḍāf Ilaih majrūr bi al-kasrah.

يُكْفَرُ

Fi'il Muḍāri' Majhūl (Pasif)

Marfū' bi al-ḍammah. Nā'ib al-Fā'il mustatir (huwa) merujuk pada Āyāt.

Jumlah fi'liyyah ini pada mahāl an-naṣb sebagai Ḥāl (Keterangan keadaan) bagi Āyātillāh.

بِهَا

Bā' + Ḍamīr

Jār wa Majrūr berkaitan dengan Yukfaru.

وَ

Ḥarf 'Aṭaf

Mabnī 'alā al-fatḥ.

يُسْتَهْزَأُ

Fi'il Muḍāri' Majhūl (Pasif)

Marfū' bi al-ḍammah. Nā'ib al-Fā'il mustatir (huwa).

Di-aṭaf-kan pada Yukfaru.

بِهَا

Bā' + Ḍamīr

Jār wa Majrūr berkaitan dengan Yustahza'u.

فَ

Ḥarf Jawāb (Jawaban Syarat Iżā)

Mabnī 'alā al-fatḥ.

لَا

Ḥarf Nāhī Jāzim (Pencegahan dan menjazmkan)

Mabnī 'alā as-sukūn.

تَقْعُدُوا

Fi'il Muḍāri'

Majzūm dengan Lā an-Nāhiyah, tanda jazm-nya adalah ḥaẓf an-nūn. Wāw al-jamā'ah adalah Fā'il.

Jumlah fi'liyyah ini adalah Jawāb Syarṭ dari Iżā, tidak memiliki mahāl min al-I'rab jika Iżā tidak beroperasi sebagai syarat.

مَعَهُمْ

Ẓarf Makān (Keterangan tempat) + Ḍamīr

Ma'a: Manṣūb bi al-fatḥah. Muḍāf. Hum: Muḍāf Ilaih.

Berkaitan dengan Taq'udū.

حَتَّىٰ

Ḥarf Ghāyah wa Jarr (Tujuan dan Penjarr)

Mabnī 'alā as-sukūn.

يَخُوضُوا

Fi'il Muḍāri'

Manṣūb dengan An yang dibuang (muqaddar) setelah Ḥattā, tanda naṣb-nya adalah ḥaẓf an-nūn. Wāw al-jamā'ah adalah Fā'il.

Ḥattā dan Fi'il-nya membentuk Jār wa Majrūr.

فِي حَدِيثٍ

Ḥarf Jarr + Ism

Jār wa Majrūr berkaitan dengan Yakhūḍū.

غَيْرِهِ

Ism + Ḍamīr

Na't (Sifat) bagi Ḥadīṡin, majrūr bi al-kasrah. Muḍāf. Hī: Muḍāf Ilaih.



Bagian 2: Peringatan dan Ancaman

Kata

Jenis Kata (Huruf/Isim/Fi'il)

I'rab (Kedudukan Gramatikal)

Keterangan

إِنَّكُمْ

Inna + Ḍamīr

Inna: Ḥarf Tawkīd wa Naṣb. Kum: Ism Inna pada mahāl an-naṣb.

Jumlah ini adalah ta'līl (alasan) bagi larangan.

إِذًا

Ḥarf Jawāb wa Jazā' (Jawaban dan Pembalasan)

Mabnī 'alā as-sukūn.

Tidak beramal, berfungsi sebagai penegas.

مِّثْلُهُمْ

Ism + Ḍamīr

Miṡlu: Khabar Inna marfū' bi al-ḍammah. Muḍāf. Hum: Muḍāf Ilaih.

إِنَّ

Ḥarf Tawkīd wa Naṣb

Mabnī 'alā al-fatḥ.

Memulai kalimat baru sebagai penutup.

اللَّهَ

Lafẓ al-Jalālah

Ism Inna manṣūb bi al-fatḥah.

جَامِعُ

Ism Fā'il (Pelaku)

Khabar Inna marfū' bi al-ḍammah. Muḍāf.

الْمُنَافِقِينَ

Ism Fā'il

Muḍāf Ilaih majrūr bi al-yā' karena jamak mudzakkar sālim.

وَ

Ḥarf 'Aṭaf

Mabnī 'alā al-fatḥ.

الْكَافِرِينَ

Ism Fā'il

Ma'ṭūf pada Al-Munāfiqīna, majrūr bi al-yā'.

فِي جَهَنَّمَ

Ḥarf Jarr + Ism

Fī: Ḥarf Jarr. Jahannama: Ism Majrūr bi al-fatḥah (karena mamnū' min aṣ-ṣarf).

Jār wa Majrūr berkaitan dengan Jāmi'u.

جَمِيعًا

Ism

Ḥāl (Keterangan keadaan) manṣūb bi al-fatḥah.

Menegaskan bahwa mereka akan dikumpulkan secara keseluruhan.