Ayat ini merupakan
kalimat bersyarat (Jumlah Syarṭiyyah) yang menegaskan
kekuasaan mutlak Allah untuk mengganti umat manusia jika Dia
berkehendak.
Bagian 1: Kalimat Syarat
dan Jawabnya
Kata
|
Jenis Kata
(Huruf/Isim/Fi'il)
|
I'rab (Kedudukan
Gramatikal)
|
Keterangan
|
إِن
|
Ḥarf Syarṭ Jāzim
(Syarat yang menjazmkan)
|
Mabnī 'alā
as-sukūn.
|
|
يَشَأْ
|
Fi'il Muḍāri'
(Kata Kerja Sekarang/Akan Datang)
|
Majzūm sebagai
Fi'il Syarṭ (Kata Kerja Syarat), tanda jazm-nya
adalah sukūn. Fā'il adalah ḍamīr mustatir
(huwa).
|
|
يُذْهِبْكُمْ
|
Fi'il Muḍāri'
+ Ḍamīr
|
Yudhhib: Majzūm
sebagai Jawāb as-Syarṭ dan Jazā' as-Syarṭ,
tanda jazm-nya adalah sukūn. Fā'il adalah
ḍamīr mustatir (huwa). Kum: Maf'ūl
Bih pada mahāl an-naṣb.
|
|
أَيُّهَا
|
Ay + Hā'
|
Ay: Munādā
(Panggilan) mabnī 'alā al-ḍammah pada mahāl
an-naṣb. Hā': Ḥarf tanbīh (penarik
perhatian).
|
|
النَّاسُ
|
Ism
|
Na't (Sifat)
atau Badal (Pengganti) bagi Ay marfū' bi
al-ḍammah.
|
|
وَ
|
Ḥarf 'Aṭaf
(Penghubung)
|
Mabnī 'alā
al-fatḥ.
|
|
يَأْتِ
|
Fi'il Muḍāri'
|
Majzūm karena
di-aṭaf-kan pada Yudhhib, tanda jazm-nya
adalah ḥaẓf ḥarf al-'illah (membuang yā').
Fā'il adalah ḍamīr mustatir (huwa).
|
|
بِآخَرِينَ
|
Bā' + Ism
|
Bā': Ḥarf
jarr. Ākharīna: Ism Majrūr dengan Bā',
tanda jarr-nya adalah yā' karena jamak
mudzakkar sālim (sebenarnya ṣifat yang mengikuti
man'ūt yang dibuang, takdirnya: bi qawmin ākharīn).
|
Jār wa Majrūr
berkaitan dengan Ya'ti.
|