Al-Quran Online ini, ajakan untuk mendalami AlQuran sambil mencari ridho dan cinta Allah semata
Daftar Akar Kata Pada AlQuran
Dipersembahkan oleh para sukarelawan yang hanya mencari kecintaan Allah semata

Al-Imran

dengan nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

ayat 121

Dan (ingatlah), ketika kamu berangkat pada pagi hari dari (rumah) keluargamu akan menempatkan para mukmin pada beberapa tempat untuk berperang. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui,

Detail I'rāb Surat Ali Imran ayat 121

Ayat ini mengalihkan pembahasan ke peristiwa perang Uhud, khususnya saat Nabi Muhammad SAW meninggalkan rumahnya untuk mengatur posisi tempur kaum Muslimin.


Kata

Jenis Kata

I'rab (Kedudukan)

Penjelasan

وَ

Huruf Isti'nāf

Haraf Isti'nāf

Memulai kalimat baru (pengingat).

إِذْ

Dzarfu Zamān

Mabni 'Ala As-Sukun fi mahalli Nashab

Dzarfu Zamān Mādhī (Keterangan waktu). Muta'alliq dengan fi'il yang dibuang (taqdirnya: użkur / Ingatlah).

غَدَوْتَ

Fi'il Mādhī + Dhamir

Fi'il dan Fā'il (تَ).

Mudhaf Ilaih bagi إِذْ.

مِنْ أَهْلِكَ

Haraf + Isim + Dhamir

مِنْ adalah Haraf Jarrأَهْلِ adalah Isim Majrurكَ adalah Mudhaf Ilaih.

Syibhul jumlah yang muta'alliq dengan غَدَوْتَ (berangkat dari keluargamu).

تُبَوِّئُ

Fi'il Mudhāri'

Marfu' (Kedudukan Rafa')

Fi'il Mudhāri'Fa'il adalah dhamir mustatir takdirnya Anta.

تُبَوِّئُ

Jumlat Fi'liyyah

Fi mahalli Nashab

Ḥāl (Keterangan Keadaan) dari Fā'il di غَدَوْتَ (Engkau berangkat dalam keadaan mengatur posisi).

الْمُؤْمِنِينَ

Isim Fā'il

Manshub (Kedudukan Nashab)

Maf'ulun Bih pertama bagi تُبَوِّئُ. Tanda nashab-nya yā'.

مَقَاعِدَ

Isim

Manshub (Kedudukan Nashab)

Maf'ulun Bih kedua bagi تُبَوِّئُ (karena tabawwa'a / menempatkan, membutuhkan dua objek).

لِلْقِتَالِ

Haraf + Isim

لِ adalah Haraf Jarrالْقِتَالِ adalah Isim Majrur.

Syibhul jumlah yang muta'alliq dengan مَقَاعِدَ (tempat duduk untuk pertempuran).

وَاللَّهُ

Huruf Isti'nāf + Isim Jalalah

اللَّهُ adalah Mubtada'.

Memulai kalimat penutup.

سَمِيعٌ

Isim (Ṣifat Mubālaghah)

Marfu' (Kedudukan Rafa')

Khabar pertama bagi اللَّهُ.

عَلِيمٌ

Isim (Ṣifat Mubālaghah)

Marfu' (Kedudukan Rafa')

Khabar kedua bagi اللَّهُ.


📝 Catatan Penting Mengenai I'rab:

  1. Dzarfu Zamān (إِذْ): Kata إِذْ tidak hanya menunjukkan waktu, tetapi juga berfungsi mengarahkan perhatian pembaca pada peristiwa yang akan dibahas (Perang Uhud). Fi'il غَدَوْتَ dan seluruh kalimat setelahnya adalah Mudhaf Ilaih bagi Dzarf ini.

  2. Ḥāl Berupa Jumlah Fi'liyyah (تُبَوِّئُ): Kalimat تُبَوِّئُ الْمُؤْمِنِينَ... berkedudukan Nashab sebagai Ḥāl, menjelaskan keadaan Nabi SAW ketika beliau berangkat: yaitu sedang menjalankan tugasnya mengatur pasukan.

  3. Taf'īl (Tabwī' / تُبَوِّئُ): Fi'il ini adalah fi'il muta'addi yang membutuhkan dua objek (menempatkan seseorang di suatu tempat). Objek 1: الْمُؤْمِنِينَ; Objek 2: مَقَاعِدَ.