Al-Quran Online ini, ajakan untuk mendalami AlQuran sambil mencari ridho dan cinta Allah semata
Daftar Akar Kata Pada AlQuran
Dipersembahkan oleh para sukarelawan yang hanya mencari kecintaan Allah semata

Al-Baqarah

dengan nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

ayat 12

Ingatlah, sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang membuat kerusakan, tetapi mereka tidak sadar.

🧐 I'rāb (Rincian Tata Bahasa) Surah Al-Baqarah Ayat 12

Kata

Jenis Kata (Posisi)

Tanda I'rab

Fungsi Gramatikal & Keterangan

أَلَا (Alā)

Harf Istiftāḥ wa Tanbīh

Mabnī 'alā As-Sukūn

Huruf Istiftāḥ (Pembuka Kalimat) dan Tanbīh (Peringatan/Penegasan). Tidak memiliki kedudukan I'rab.

إِنَّ (Inna)

Harf Taukīd wa Naṣb

Mabnī 'alā Al-Fatḥi

Huruf Taukīd (Penegas) dan Naṣb (Menashabkan Isim-nya dan merafa'kan Khobar-nya).

هُمْ (Hum)

Dhāmir Muttasil

Fī Mahalli Naṣbin

Ism Inna (Subjek Inna).

هُمُ (Humu)

Dhāmir Faṣl / Taukīd

Fī Mahalli Raf'in

Dhāmir Faṣl (Kata Ganti Pemisah) untuk penegasan (Taukīd), memisahkan Ism Inna dan Khobar Inna. Tidak memiliki kedudukan I'rab formal, tetapi maknanya Raf' (menguatkan predikat).

الْمُفْسِدُونَ (Al-Mufsidūna)

Isim Fā'il (Pelaku)

Marfū' (Wāwu)

Khobar Inna (Predikat Inna). Tanda Raf'-nya adalah Wāwu, karena Jamak Mudzakkar Sālim.

وَ (Wa)

Harf 'Athf / Ḥāliyyah

Mabnī 'alā Al-Fatḥi

Wāwu Ḥāliyyah (Menjelaskan keadaan), atau Wāwu 'Athaf (Penyambung).

لَكِنْ (Lakin)

Harf Istidrāk

Mabnī 'alā As-Sukūn

Huruf Istidrāk (Koreksi/Pengecualian), menghilangkan sangkaan yang muncul dari kalimat sebelumnya.

لَا (Lā)

Harf Nafyi

Mabnī 'alā As-Sukūn

Lā Nāfiyah (Kata Penyangkal). Tidak memengaruhi I'rab Fi'il Mudhari' setelahnya.

يَشْعُرُونَ (Yash'urūna)

Fi'il Mudhari'

Marfū' (Tsūbūt An-Nūn)

Fi'il mudhari' marfū' karena tetapnya Nūn (Af'ālul Khamsah).

الواو (Al-Wāwu)

Dhāmir Muttasil

Fī Mahalli Raf'in

Fā'il (Pelaku) dari Yash'urūna.

جُمْلَةُ لَا يَشْعُرُونَ

Jumlah Fi'liyah

Lā Maḥalla Lahā

Jika Wāwu adalah Isti'nāf atau Athaf.



Atau Fī Mahalli Naṣbin (posisi Nashab) jika Wāwu adalah Wāwu Ḥāliyyah (menjadi kalimat Ḥāl).


📝 Catatan Penting Mengenai I'rāb Ayat 12

  1. Penguatan (Taukīd): Ayat ini sangat kuat dalam penegasan karena menggunakan dua unsur taukīd sekaligus:

    • أَلَا (Alā): Untuk menarik perhatian dan memperkuat kalimat.

    • إِنَّ (Inna): Huruf penegas.

    • هُمُ (Humu): Dhāmir Faṣl atau Dhāmir Taukīd. Fungsinya adalah menegaskan bahwa hanya merekalah yang merupakan perusak (Al-Mufsidūn), dan juga membedakan (memisahkan) Khobar dari Isim Inna jika keduanya sama-sama ma'rifah (tertentu).

  2. Lā Nāfiyah: Kata لَا pada لَا يَشْعُرُونَ adalah Lā Nafyi (penyangkalan) dan bukan Lā Nahyi (larangan). Ciri khasnya adalah ia tidak membuat Fi'il Mudhari' setelahnya menjadi Majzūm (seperti yang terjadi pada ayat 11 pada kata Tufsidū). Oleh karena itu, Yash'urūna tetap Marfū' dengan tetapnya Nūn.