Al-Quran Online ini, ajakan untuk mendalami AlQuran sambil mencari ridho dan cinta Allah semata
Daftar Akar Kata Pada AlQuran
Dipersembahkan oleh para sukarelawan yang hanya mencari kecintaan Allah semata

An-Nisa

dengan nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

ayat 111

Barang siapa yang mengerjakan dosa, maka sesungguhnya ia mengerjakannya untuk (kemudaratan) dirinya sendiri. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

Irab Surat AnNisa ayat 111



Ayat ini merupakan kalimat bersyarat (Jumlah Syarṭiyyah) yang menggunakan Ism Syarṭ (Man) dan diakhiri dengan penegasan dari Allah SWT.

Bagian 1: Akibat Perbuatan Dosa

Kata

Jenis Kata (Huruf/Isim/Fi'il)

I'rab (Kedudukan Gramatikal)

Keterangan

وَ

Ḥarf 'Aṭaf (Penghubung)

Mabnī 'alā al-fatḥ.

Menghubungkan dengan ayat sebelumnya (ayat 110).

مَن

Ism Syarṭ Jāzim (Syarat yang menjazmkan)

Mabnī 'alā as-sukūn pada mahāl ar-raf' sebagai Mubtada' (Subjek).

Mengawali kalimat syarat.

يَكْسِبْ

Fi'il Muḍāri' (Kata Kerja Sekarang/Akan Datang)

Majzūm sebagai Fi'il Syarṭ (Kata Kerja Syarat), tanda jazm-nya adalah sukūn. Fā'il adalah ḍamīr mustatir (takdirnya: huwa).

إِثْمًا

Ism (Kata Benda)

Maf'ūl Bih (Objek) manṣūb bi al-fatḥah.

فَ

Ḥarf Jawāb Syarṭ (Jawaban Syarat)

Mabnī 'alā al-fatḥ.

Wajib diiringi fā' karena Jawāb Syarṭ berupa Innamā (pembatasan).

إِنَّمَا

Ḥarf Ḥaṣr (Pembatasan)

Mabnī 'alā as-sukūn.

Terdiri dari Inna yang dibatalkan fungsinya oleh Mā al-Kāffah.

يَكْسِبُهُ

Fi'il Muḍāri'

Marfū' bi al-ḍammah. Fā'il adalah ḍamīr mustatir (huwa). Hū: Ḍamīr muttasil pada mahāl an-naṣb sebagai Maf'ūl Bih.

Jumlah fi'liyyah ini (setelah fā') pada mahāl al-jazm sebagai Jawāb as-Syarṭ dan Jazā' as-Syarṭ.

عَلَىٰ

Ḥarf Jarr

Mabnī 'alā as-sukūn.

نَفْسِهِ

Ism + Ḍamīr

Nafsi: Ism Majrūr dengan 'Alā, tanda jarr-nya adalah kasrah. Hī: Muḍāf Ilaih pada mahāl al-jarr.

Jār wa majrūr berkaitan dengan Yaksibuhu.



Bagian 2: Penutup dan Hikmah

Kata

Jenis Kata (Huruf/Isim/Fi'il)

I'rab (Kedudukan Gramatikal)

Keterangan

وَ

Ḥarf 'Aṭaf

Mabnī 'alā al-fatḥ.

Memulai kalimat penutup (Istī'nāf).

كَانَ

Fi'il Māḍī Nāqiṣ (Kata Kerja Lampau Tak Sempurna)

Mabnī 'alā al-fatḥ.

اللَّهُ

Lafẓ al-Jalālah

Ism Kāna marfū' bi al-ḍammah.

Subjek Kāna.

عَلِيمًا

Ism (Sifat)

Khabar Kāna pertama manṣūb bi al-fatḥah.

Predikat Kāna.

حَكِيمًا

Ism (Sifat)

Khabar Kāna kedua manṣūb bi al-fatḥah (atau ma'ṭūf manṣūb pada Alīman).