Al-Quran Online ini, ajakan untuk mendalami AlQuran sambil mencari ridho dan cinta Allah semata
Daftar Akar Kata Pada AlQuran
Dipersembahkan oleh para sukarelawan yang hanya mencari kecintaan Allah semata

An-Nisa

dengan nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

ayat 108

mereka bersembunyi dari manusia, tetapi mereka tidak bersembunyi dari Allah, padahal Allah beserta mereka, ketika pada suatu malam mereka menetapkan keputusan rahasia yang Allah tidak ridai. Dan adalah Allah Maha Meliputi (ilmu-Nya) terhadap apa yang mereka kerjakan.

Irab Surat AnNisa ayat 108



Bagian 1: Persembunyian dari Manusia vs. Allah

Kata

Jenis Kata (Huruf/Isim/Fi'il)

I'rab (Kedudukan Gramatikal)

Keterangan

يَسْتَخْفُونَ

Fi'il Muḍāri' (Kata Kerja Sekarang/Akan Datang)

Marfū' bi ṡubūt an-nūn (dengan tetapnya nūn). Wāw al-jamā'ah adalah Fā'il.

Memulai kalimat (Jumlah Isti'nāfiyah).

مِنَ

Ḥarf Jarr (Preposisi)

Mabnī 'alā as-sukūn yang diubah menjadi fatḥah karena bertemu alif lām ('alā ijtima' as-sākinain).

النَّاسِ

Ism (Kata Benda)

Ism Majrūr dengan Min dan tanda jarr-nya adalah kasrah.

Jār wa majrūr berkaitan dengan Yastakhfūna.

وَ

Ḥarf 'Aṭaf (Penghubung)

Mabnī 'alā al-fatḥ.

لَا

Ḥarf Nāfiyah (Peniadaan)

Mabnī 'alā as-sukūn.

يَسْتَخْفُونَ

Fi'il Muḍāri'

Marfū' bi ṡubūt an-nūn. Wāw al-jamā'ah adalah Fā'il.

Di-athafkan pada Yastakhfūna sebelumnya.

مِنَ اللَّهِ

Ḥarf Jarr + Ism

Jār wa majrūr berkaitan dengan Yastakhfūna yang kedua.

وَ

Ḥarf Ḥāliyyah (Keadaan)

Mabnī 'alā al-fatḥ.

Mengawali kalimat keterangan keadaan.

هُوَ

Ḍamīr Munfaṣil (Kata Ganti Terpisah)

Mabnī 'alā al-fatḥ pada mahāl ar-raf' sebagai Mubtada' (Subjek).

مَعَهُمْ

Ism + Ḍamīr

Ma'a: Ẓarf makān (Keterangan tempat) manṣūb bi al-fatḥah. Hum: Muḍāf Ilaih pada mahāl al-jarr.

Ẓarf ini pada mahāl ar-raf' sebagai Khabar (Predikat) dari Huwa. Jumlah ismiyyah (Huwa ma'ahum) ini pada mahāl an-naṣb sebagai Ḥāl (Keterangan keadaan).

إِذْ

Ism

Ẓarf zamān (Keterangan waktu) mabnī 'alā as-sukūn pada mahāl an-naṣb.

Berkaitan dengan Khabar (ma'ahum) atau Yastakhfūna.

يُبَيِّتُونَ

Fi'il Muḍāri'

Marfū' bi ṡubūt an-nūn. Wāw al-jamā'ah adalah Fā'il.

Jumlah fi'liyyah ini pada mahāl al-jarr sebagai Muḍāf Ilaih bagi .

مَا

Ism Mawṣūl (Kata Sambung)

Mabnī 'alā as-sukūn pada mahāl an-naṣb sebagai Maf'ūl Bih dari Yubayyitūna.

لَا

Ḥarf Nāfiyah (Peniadaan)

Mabnī 'alā as-sukūn.

يَرْضَىٰ

Fi'il Muḍāri'

Marfū' bi al-ḍammah al-muqaddarah 'alā al-alif (tersembunyi). Fā'il adalah ḍamīr mustatir (huwa) merujuk pada Allah.

Ṣilah al-Mawṣūl (Kalimat sambung ), tidak memiliki mahāl min al-I'rab.

مِنَ الْقَوْلِ

Ḥarf Jarr + Ism

Jār wa majrūr pada mahāl an-naṣb sebagai Ḥāl (Keterangan keadaan) dari atau berkaitan dengan Yubayyitūna.

Menjelaskan jenis yang mereka tetapkan.



Bagian 2: Penutup dan Hikmah

Kata

Jenis Kata (Huruf/Isim/Fi'il)

I'rab (Kedudukan Gramatikal)

Keterangan

وَ

Ḥarf 'Aṭaf

Mabnī 'alā al-fatḥ.

Memulai kalimat baru (Istī'nāf).

كَانَ

Fi'il Māḍī Nāqiṣ (Kata Kerja Lampau Tak Sempurna)

Mabnī 'alā al-fatḥ.

اللَّهُ

Lafẓ al-Jalālah

Ism Kāna marfū' bi al-ḍammah.

Subjek Kāna.

بِمَا

Bā' + Mā Mawṣūlah

Bā': Ḥarf jarr. Mā: Ism Mawṣūl pada mahāl al-jarr.

Jār wa majrūr berkaitan dengan Muḥīṭan.

يَعْمَلُونَ

Fi'il Muḍāri'

Marfū' bi ṡubūt an-nūn. Wāw al-jamā'ah adalah Fā'il.

Ṣilah al-Mawṣūl (Kalimat sambung ), tidak memiliki mahāl min al-I'rab.

مُحِيطًا

Ism (Sifat)

Khabar Kāna manṣūb bi al-fatḥah.

Predikat Kāna.