Al-Quran Online, ajakan untuk mencari ampunan dan cinta Allah

<<<==ayat berikutnya

Faathir ayat ke 44

ayat sebelumnya ===>>

أَوَ لَمْ يَسِيرُوا۟ فِى ٱلْأَرْضِ فَيَنظُرُوا۟ كَيْفَ كَانَ عَٰقِبَةُ ٱلَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ وَكَانُوٓا۟ أَشَدَّ مِنْهُمْ قُوَّةً وَمَا كَانَ الـلَّـهُ لِيُعْجِزَهُۥ مِن شَىْءٍ فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَلَا فِى ٱلْأَرْضِ إِنَّهُۥ كَانَ عَلِيمًا قَدِيرًا

Klik kata warna biru menuju Quran Perkata
Abdurrahman Sudais
Abdul Basit
Mishary Rashid
Mahir al-Mu'aiqly

Hadits yang mungkin terkait

Halaman mushaf


Kajian kata

لِيُعْجِزَهُۥ pada surat Faathir ayat ke 44

Bacaan dalam tulisan arab latin liyu'jizahu
Jenis kata kata kerja pasif bentuk sedang akan
Arti kata لِيُعْجِزَهُۥ untuk dilemahkannya (olehnya)
Jumlah pemakaian kata لِيُعْجِزَهُۥ dalam AlQuran dipakai sebanyak 1 kali
Kata لِيُعْجِزَهُۥ tersusun dari kata dasar dengan suku kata ع ج ز
huruf pertama k1=ع , huruf kedua k2=ج, dan huruf ketiga k3=ز
Makna dari kata dasar ع ج ز :Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna ketidaksanggupan, ketidakprigelan, cacat, kelumpuhan, cacad, kecacatan, proses mencacati, kegagalan, kerusakan, gagalnya, kesalahan, kekurangan, kebangkrutan, runtuhnya, ketidaklulusan, pengabaian, kesemanan, pelalaian, ketekoran, kesentengan, ketidakcakapan, celah, jurang, jarak, sela, kekosongan, renggang, perselisihan, belah, lowongan, lembah, kelemahan, kesukaan, kelembekan, kekenduran, pengebirian, pelemahan, kemiskinan, mutu kurang baik, kesehatan yg kurang baik, belakang, burit, yg kemudian, bokong, pantat

Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna menggagalkan, mogok, mencegah, menolak dgn keras, membuat tdk mampu, menjadikan tdk sanggup, menjadikan tdk berdaya, melumpuhkan, membuat lumpuh, membuat tdk berdaya

(Kami mohon maaf jika ada keterkaitan makna yang tidak tepat. Keterkaitan makna ini diambil begitu saja dari makna kata dasar diambil dari google. Keterkaitan makna dari kata dasar ini
belum dilakukan koreksi dan perbaikan untuk makna yang tepat untuk dipakai memahami makna secara langsung dari AlQuran. Terkadang keterkaitan makna ini bisa jadi lawan katanya, walau jarang tentunya).
Pesan kami bahwa AlQuran pasti benar, sedang keterkaitan makna ini tentu bisa jadi ada penyimpangan atau ketidak sesuaian makna.
Jumlah pemakaian pola dasar ع ج ز dalam AlQuran 26 kali, yang terdiri dari dipakai kata benda sebanyak 21 kali, dipakai kata kerja sebanyak 5 kali

Kajian kata لِيُعْجِزَهُۥ ditinjau dari aspek makna :

kata لِيُعْجِزَهُۥ ini masuk dalam pola kata ke :4

adapun makna dari pola kata keempat ini adalah :

1. mencipta,

2.memasuki

3. mewujudkan

format : alif-k1k2ak3a

Kajian kata : 6 لِيُعْجِزَهُۥ ditinjau dari aspek tatabahasa :

1. kata kerja : kata لِيُعْجِزَهُۥ merupakan bentuk kata kerja.

dalam bahasa arab kata kerja dibedakan bentuk lampau, bentuk sedang atau akan terjadi dan bentuk perintah. jadi kata kerja ini bentuk dan formatnya tergantung dari waktu kejadiannya.

selain itu dalam bahasa arab kata kerja ini bentuk dan formatnya tergantung juga pada pelakunya

2. imbuan : kata لِيُعْجِزَهُۥ ini memiliki imbuan li ( لِ ). imbuan li ( لِ ) ini berarti untuk, bagi, kepada. imbuan ini selain dapat digunakan untuk kata kerja juga dapat digunakan untuk diterapkan pada kata benda. imbuan li ( لِ ) ini akan menyebabkan konsonan k3 untuk kata benda berakhiran kasrah

3. bentuk sedang / akan : kata لِيُعْجِزَهُۥ merupakan bentuk kata kerja yang sedang atau akan terjadi.

4. kata kerja pasif : kata لِيُعْجِزَهُۥ ini tergolong dalam bentuk kata kerja pasif, artinya subyeknya dilakukan pekerjaan

5. obyek pelaku : kata لِيُعْجِزَهُۥ merupakan kerja pasif ini yang menerangkan perbuatan yang sedang atau akan dilakukan. kata kerja ini merupakan kata kerja yang diawali dengan harf yang menyebabkan huruf k3 memiliki konsonan dhomah (u. adapun obyek pelaku perbuatannya adalah orang ketiga tunggal laki-laki (dia laki-laki) atau dilakukan kepada orang ketiga tunggal laki-laki (dia laki-laki)

6. diikuti kata ganti kepemilikan dia laki-laki : kata لِيُعْجِزَهُۥ ini memiliki kata ganti kepemilikan nya(dia laki-laki tunggal). kata ganti kepemilikan ini dicirikan dengan adanya imbuan hu ( هُ ) pada akhir katanya

Pemakaian kata dasar ع ج ز pada AlQuran

(haruf arab yang berwarna biru dibawah bisa diKLIK untuk dirujukkan ke ayat terkait)

مُعْجِزِىمُعْجِزِىيُعْجِزُونَبِمُعْجِزِينَأَعَجَزْتُ
بِمُعْجِزِينَعَجُوزٌبِمُعْجِزِينَمُعْجِزِينَبِمُعْجِزِينَ
مُعَٰجِزِينَبِمُعْجِزِينَعَجُوزًامُعْجِزِينَمُعَٰجِزِينَ
بِمُعْجِزِينَبِمُعْجِزِينَعَجُوزًالِيُعْجِزَهُۥمُعَٰجِزِينَ
نُّعْجِزَأَعْجَازُأَعْجَازُعَجُوزٌبِمُعْجِزٍ
نُّعْجِزَهُۥ


Kata serumpun dalam Al-Quran berikut ayat-ayatnya

قَالَ يَٰوَيْلَتَىٰٓ أَعَجَزْتُ أَنْ أَكُونَ مِثْلَ هَٰذَا
mengatakan aduhai celaka aku mengapa (aku) tidak mampu agar aku adalah seperti ini[tg.lk]
Al-Maidah:31أَعَجَزْتُ
فَتَرَى ٱلْقَوْمَ فِيهَا صَرْعَىٰ كَأَنَّهُمْ أَعْجَازُ نَخْلٍ خَاوِيَةٍ
maka kamu lihat kaum padanya/pada waktu itu mati bergelimpangan seakan-akan mereka batang-batang pohon korma (ia[pr]) yang melapuk/tumbang
Al-Haaqqah:7أَعْجَازُ
تَنزِعُ ٱلنَّاسَ كَأَنَّهُمْ أَعْجَازُ نَخْلٍ مُّنقَعِرٍ
membantah manusia seakan-akan mereka batang-batang pohon korma (ia[lk]) yang akhirnya ditumbangkan
Al-Qamar:20
فَلَيْسَ بِمُعْجِزٍ فِى ٱلْأَرْضِ وَلَيْسَ لَهُۥ مِن دُونِهِۦٓ أَوْلِيَآءُ
maka bukankah bagi orang yang menyelamatkan pada / di bumi dan (ia[lk[) bukanlah/tidaklah baginya dari selain dia pemimpin-pemimpin
Al-Ahqaaf:32بِمُعْجِزٍ
وَمَآ أَنتُم بِمُعْجِزِينَ فِى ٱلْأَرْضِ
dan tidaklah kalian[lk] bagi / dengan orang-orangh yang melepaskan diri pada / di bumi
Asy-Syuura:31بِمُعْجِزِينَ
سَيُصِيبُهُمْ سَيِّـَٔاتُ مَا كَسَبُوا۟ وَمَا هُم بِمُعْجِزِينَ
kelak (ia) akan menimpa mereka kejahatan-kejahatan apa (mereka) melakukan dan tidaklah mereka bagi / dengan orang-orangh yang melepaskan diri
Az-Zumar:51
وَمَآ أَنتُم بِمُعْجِزِينَ فِى ٱلْأَرْضِ
dan tidaklah kalian[lk] bagi / dengan orang-orangh yang melepaskan diri pada / di bumi
Al-Ankabuut:22
أَوْ يَأْخُذَهُمْ فِى تَقَلُّبِهِمْ فَمَا هُم بِمُعْجِزِينَ
(mereka) mengetahui (ia[lk]) mengazab mereka pada / di membuat hilir mudik mereka maka tidak mereka bagi / dengan orang-orangh yang melepaskan diri
An-Nahl:46
إِن شَآءَ وَمَآ أَنتُم بِمُعْجِزِينَ
jika menghendaki dan tidaklah kalian[lk] bagi / dengan orang-orangh yang melepaskan diri
Huud:33
إِنَّ مَا تُوعَدُونَ لَءَاتٍ وَمَآ أَنتُم بِمُعْجِزِينَ
sesungguhnya apa yang diberi nasehat pasti datang dan tidaklah kalian[lk] bagi / dengan orang-orangh yang melepaskan diri
Al-An'aam:134
إِنَّهُۥ لَحَقٌّ وَمَآ أَنتُم بِمُعْجِزِينَ
sesungguhnya dia sungguh kebenaran dan tidaklah kalian[lk] bagi / dengan orang-orangh yang melepaskan diri
Yunus:53
إِلَّا عَجُوزًا فِى ٱلْغَٰبِرِينَ
kecuali orang tua pada / di tertinggal
Ash-Shaafaat:135عَجُوزًا
إِلَّا عَجُوزًا فِى ٱلْغَٰبِرِينَ
kecuali orang tua pada / di orang-orang yang tinggal
Asy-Syu'araa':171
وَقَالَتْ عَجُوزٌ عَقِيمٌ
dan (ia) mengatakan orang tua mandul
Adz-Dzaariyaat:29عَجُوزٌ
قَالَتْ يَٰوَيْلَتَىٰٓ ءَأَلِدُ وَأَنَا۠ عَجُوزٌ
(kalian berdua) mengatakan aduhai celaka aku apakah aku akan melahirkan dan/padahal aku orang tua
Huud:72
وَكَانُوٓا۟ أَشَدَّ مِنْهُمْ قُوَّةً وَمَا كَانَ الـلَّـهُ لِيُعْجِزَهُۥ
dan (mereka[lk]) adalah keras/berat daripada mereka kekuatan dan tidak dan (ia) adalah Allah untuk dilemahkannya
Faathir:44لِيُعْجِزَهُۥ
وَٱلَّذِينَ يَسْعَوْنَ فِىٓ ءَايَٰتِنَا مُعَٰجِزِينَ أُو۟لَٰٓئِكَ فِى ٱلْعَذَابِ مُحْضَرُونَ
dan orang-orang yang mengusahakan pada / di ayat-ayat Kami orang-orang yang melemahkan/menentang mereka itu pada / di siksa (mereka) yang dalam kondisi cepat menghadap
Saba':38مُعَٰجِزِينَ
وَٱلَّذِينَ سَعَوْ فِىٓ ءَايَٰتِنَا مُعَٰجِزِينَ أُو۟لَٰٓئِكَ
dan orang-orang yang (mereka) berusaha pada / di ayat-ayat Kami orang-orang yang melemahkan/menentang mereka itu
Saba':5
وَٱلَّذِينَ سَعَوْا۟ فِىٓ ءَايَٰتِنَا مُعَٰجِزِينَ أُو۟لَٰٓئِكَ أَصْحَٰبُ ٱلْجَحِيمِ
dan orang-orang yang (mereka) berusaha pada / di ayat-ayat Kami orang-orang yang melemahkan/menentang mereka itu penghuni neraka jahim
Al-Hajj:51
وَٱعْلَمُوٓا۟ أَنَّكُمْ غَيْرُ مُعْجِزِى الـلَّـهِ
dan ketahuilah bahwa kamu tidak / selain (orang) yang melemahkan Allah
At-Taubah:2مُعْجِزِى
وَإِن تَوَلَّيْتُمْ فَٱعْلَمُوٓا۟ أَنَّكُمْ غَيْرُ مُعْجِزِى الـلَّـهِ
dan jika (kalian) supaya memalingkan maka ketahuilah bahwa kamu tidak / selain (orang) yang melemahkan Allah
At-Taubah:3
لَا تَحْسَبَنَّ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ مُعْجِزِينَ فِى ٱلْأَرْضِ
jangan mengira orang-orang yang (mereka) mengingkari (mereka) yang melemahkan pada / di bumi
An-Nuur:57مُعْجِزِينَ
أُو۟لَٰٓئِكَ لَمْ يَكُونُوا۟ مُعْجِزِينَ فِى ٱلْأَرْضِ وَمَا كَانَ
mereka itu tidak mereka (mereka) yang melemahkan pada / di bumi dan tidak dan (ia) adalah
Huud:20
وَأَنَّا ظَنَنَّآ أَن لَّن نُّعْجِزَ الـلَّـهَ فِى ٱلْأَرْضِ
dan bahwasannya (kami) (kami) mengira bahwa tidak dilemahkan Allah pada / di bumi
Al-Jinn:12نُّعْجِزَ
وَلَن نُّعْجِزَهُۥ هَرَبًا
dan tidak dilemahkannya pelarian
Al-Jinn:12نُّعْجِزَهُۥ
وَلَا يَحْسَبَنَّ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ سَبَقُوٓا۟ إِنَّهُمْ لَا يُعْجِزُونَ
dan janganlah sungguh akan menyangka orang-orang yang (mereka) mengingkari (mereka) mendahului/lolos sesungguhnya mereka tidak dilemahkan
Al-Anfaal:59يُعْجِزُونَ
وَلَا يَحْسَبَنَّ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ سَبَقُوٓا۟ إِنَّهُمْ لَا يُعْجِزُونَ
dan janganlah sungguh akan menyangka orang-orang yang (mereka) mengingkari (mereka) mendahului/lolos sesungguhnya mereka tidak dilemahkan
Al-Anfaal:59