Al-Quran Online, ajakan untuk mencari ampunan dan cinta Allah

<<<==ayat berikutnya

Yusuf ayat ke 25

ayat sebelumnya ===>>

وَٱسْتَبَقَا ٱلْبَابَ وَقَدَّتْ قَمِيصَهُۥ مِن دُبُرٍ وَأَلْفَيَا سَيِّدَهَا لَدَا ٱلْبَابِ قَالَتْ مَا جَزَآءُ مَنْ أَرَادَ بِأَهْلِكَ سُوٓءًا إِلَّآ أَن يُسْجَنَ أَوْ عَذَابٌ أَلِيمٌ

Klik kata warna biru menuju Quran Perkata
Abdurrahman Sudais
Abdul Basit
Mishary Rashid
Mahir al-Mu'aiqly

Hadits yang mungkin terkait

Halaman mushaf


Kajian kata

سَيِّدَهَا pada surat Yusuf ayat ke 25

Bacaan dalam tulisan arab latin sayyidahâ
Jenis kata kata kerja aktif bentuk lampau
Arti kata سَيِّدَهَا tuannya
Jumlah pemakaian kata سَيِّدَهَا dalam AlQuran dipakai sebanyak 1 kali
Kata سَيِّدَهَا tersusun dari kata dasar dengan suku kata س و د
huruf pertama k1=س , huruf kedua k2=و, dan huruf ketiga k3=د
Makna dari kata dasar س و د :Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna hitam, bapak, ketua, pemimpin

Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna

(Kami mohon maaf jika ada keterkaitan makna yang tidak tepat. Keterkaitan makna ini diambil begitu saja dari makna kata dasar diambil dari google. Keterkaitan makna dari kata dasar ini
belum dilakukan koreksi dan perbaikan untuk makna yang tepat untuk dipakai memahami makna secara langsung dari AlQuran. Terkadang keterkaitan makna ini bisa jadi lawan katanya, walau jarang tentunya).
Pesan kami bahwa AlQuran pasti benar, sedang keterkaitan makna ini tentu bisa jadi ada penyimpangan atau ketidak sesuaian makna.
Jumlah pemakaian pola dasar س و د dalam AlQuran 10 kali, yang terdiri dari dipakai kata benda sebanyak 7 kali, dipakai kata kerja sebanyak 3 kali

Kajian kata سَيِّدَهَا ditinjau dari aspek makna :

kata سَيِّدَهَا ini masuk dalam pola kata ke :2

adapun makna dari polakata kedua ini adalah

1. sangat,

2. menghabisi,

3. menyelesaikan secara tuntas terhadap suatu pekerjaan

4 menjadi kata kausatif (menyebabkan melakukan), contoh arti tahu berubah menjadi tahu. membawa berubah menjadi membebani

5 kata kerja instranmsitif berubah menjadi transitif contoh gembira menjadi mengembirakan

6 arti instensif, memecah menjadi memecahkan sampai berkeping-keping

Kajian kata : 1 سَيِّدَهَا ditinjau dari aspek tatabahasa :

1. kata kerja : kata سَيِّدَهَا merupakan bentuk kata kerja.

dalam bahasa arab kata kerja dibedakan bentuk lampau, bentuk sedang atau akan terjadi dan bentuk perintah. jadi kata kerja ini bentuk dan formatnya tergantung dari waktu kejadiannya.

selain itu dalam bahasa arab kata kerja ini bentuk dan formatnya tergantung juga pada pelakunya

2. kata kerja bentuk lampau : kata سَيِّدَهَا merupakan bentuk kata kerja yang menerangkan pekerjaan yang telah terjadi atau telah dilakukan pada masa lampau, dan sekarang sudah tidak dilakukan lagi.

3. kata kerja aktif : kata سَيِّدَهَا ini tergolong kata kerja aktif, artinya subyeknya melakukan pekerjaan

4. subyek pelaku : kata kerja سَيِّدَهَا ini subyeknya adalah orang ketiga laki-laki tunggal (dia).

5. diikuti kata ganti kepemilikan : kata سَيِّدَهَا ini memiliki kata ganti kepemilikan yang ditandai oleh adanya imbuan ( هَا ) .

Pemakaian kata dasar س و د pada AlQuran

(haruf arab yang berwarna biru dibawah bisa diKLIK untuk dirujukkan ke ayat terkait)

سَيِّدَهَاٱسْوَدَّتْوَتَسْوَدُّوَسَيِّدًاٱلْأَسْوَدِ
مُسْوَدًّامُّسْوَدَّةٌسُودٌسَادَتَنَامُسْوَدًّا


Kata serumpun dalam Al-Quran berikut ayat-ayatnya

وَقَالُوا۟ رَبَّنَآ إِنَّآ أَطَعْنَا سَادَتَنَا وَكُبَرَآءَنَا فَأَضَلُّونَا ٱلسَّبِيلَا۠
dan (mereka) berkata ya tuhan kami sesungguhnya (kami) (kami) taat pemimpin-pemimpin kami dan pembesar-pembesar kami lalu (mereka) menyesatkan kami jalan
Al-Ahzab:67سَادَتَنَا
وَأَلْفَيَا سَيِّدَهَا لَدَا ٱلْبَابِ قَالَتْ
dan (keduanya) mendapati tuannya di sisi pintu (kalian berdua) mengatakan
Yusuf:25سَيِّدَهَا
وَمِنَ ٱلْجِبَالِ جُدَدٌۢ بِيضٌ وَحُمْرٌ مُّخْتَلِفٌ أَلْوَٰنُهَا وَغَرَابِيبُ سُودٌ
dan dari gunung-gunung garis-garis putih dan yang merah (ia[lk]) yang dalam kondisi berbeda-beda warnanya dan pekat hitam
Faathir:27سُودٌ
ظَلَّ وَجْهُهُۥ مُسْوَدًّا وَهُوَ كَظِيمٌ
jadilah mukanya (ia[lk) yang hitam dan dia orang yang menahan (marah / kesedihan)
Az-Zukhruf:17مُسْوَدًّا
وَإِذَا بُشِّرَ أَحَدُهُم بِٱلْأُنثَىٰ ظَلَّ وَجْهُهُۥ مُسْوَدًّا وَهُوَ كَظِيمٌ
dan apabila diberi kabar gembira seseorang dari mereka dengan anak perempuan jadilah mukanya (ia[lk) yang hitam dan dia orang yang menahan (marah / kesedihan)
An-Nahl:58
وُجُوهُهُم مُّسْوَدَّةٌ أَلَيْسَ فِى جَهَنَّمَ مَثْوًى لِّلْمُتَكَبِّرِينَ
wajah mereka (ia[pr]) yang menjadi hitam bukankah pada / di neraka jahanam tempat tinggal orang-orang yang menyombongkan diri
Az-Zumar:60مُّسْوَدَّةٌ
يَوْمَ تَبْيَضُّ وُجُوهٌ وَتَسْوَدُّ وُجُوهٌ
pada hari menjadi cepat menjadi putih (berseri) wajah-wajah dan (ia[lk]) menjadi cepat hitam (muram) wajah-wajah
Ali-Imran:106وَتَسْوَدُّ
وَسَيِّدًا وَحَصُورًا وَنَبِيًّا مِّنَ ٱلصَّٰلِحِينَ
dan (menjadi) ketua dan menahan diri dan seorang nabi dari orang-orang yang soleh
Ali-Imran:39وَسَيِّدًا
فَأَمَّا ٱلَّذِينَ ٱسْوَدَّتْ وُجُوهُهُمْ أَكَفَرْتُم بَعْدَ إِيمَٰنِكُمْ
maka adapun orang-orang yang menjadi hitam wajah mereka apakah/mengapa (kalian[lk]) kafir / mengingkari sesudah iman kalian
Ali-Imran:106ٱسْوَدَّتْ
ٱلْخَيْطُ ٱلْأَبْيَضُ مِنَ ٱلْخَيْطِ ٱلْأَسْوَدِ مِنَ ٱلْفَجْرِ
benang putih dari benang hitam dari fajar
Al-Baqarah:187ٱلْأَسْوَدِ
ٱلْخَيْطُ ٱلْأَبْيَضُ مِنَ ٱلْخَيْطِ ٱلْأَسْوَدِ مِنَ ٱلْفَجْرِ
benang putih dari benang hitam dari fajar
Al-Baqarah:187